Rabu (2/5) Dinas Perhubungan Kota Depok bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Kota Depok Jl. Pemuda No.86 Depok menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kota Tangerang dalam rangka studi banding mengenai Retribusi Parkir Tepi Jalan dan KIR.

Rombongan DPRD Kota Tangerang sebanyak 9 orang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Fauzan Manafi Albar, S.Kom. Dalam kunjungan ini disampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan kerja ini untuk mempererat hubungan silaturahmi antar daerah melalui kegiatan studi banding mengenai Retribusi Parkir Tepi Jalan dan KIR. Disampaikan oleh pimpinan rombongan DPRD Kota Tangerang, bahwa situasi dan kondisi Retribusi Parkir Tepi Jalan dan KIR di Kota Tangerang belum memenuhi harapan sesuai target yang ditetapkan, untuk itu DPRD Kota Tangerang berinisiatif mengadakan studi banding  ke Dinas Perhubungan Kota Depok, terkait pengelolaan parkir tepi jalan dan mekanisme pengelolaan pengujian kendaraan bermotor.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Depok yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Nasrun ZA, SH, M.Si didampingi oleh Kabid Angkutan dan Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor menerima rombongan Komisi III DPRD Kota Tangerang, menjelaskan secara umum terkait rencana kerja Dinas Perhubungan Kota Depok dan permasalahan yang dihadapi. Terkait dengan pengelolaan parkir tepi jalan pihak Dishub Kota Depok sampai saat ini tidak melegalkan parkir tepi jalan, sehubungan ruas jalan yang ada belum memadai untuk dijadikan lahan parkir, bahkan akan menambah kemacetan yang ada, Dishub hanya mentolerir parkir pada pertokoan yang tidak mengganggu jalan umum,  sehingga tidak ada retribusi yang dipungut oleh Dishub Kota Depok. Retribusi parkir tepi jalan hanya dipungut pada areal parkir RSUD Depok dan Dishub sedang mengkaji pemanfaatan areal parkir Balaikota Depok untuk menambah PAD.

Selanjutnya dijelaskan pula kondisi pengujian kendaraan bermotor (KIR) di Kota Depok merupakan salah satu lembaga pengujian kendaraan bermotor terbaik se Jawa Barat dan telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2008. Dari pengujian kendaraan bermotor ini didapatkan retribusi yang cukup besar. Retribusi ini merupakan salah satu penyumbang PAD Dishub terbesar selain retribusi terminal, parkir dan ijin trayek.