logodepok Selamat Datang di Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok, Cyber City, Kota ODNR dan ODNC, Kota Belimbing logodepokPertanyaan, saran dan konfirmasi mengenai pengaduan terkait Penerimaan CPNSD Depok TA. 2014 dapat menghubungi BKD dengan email: bkd@depok.go.id Telp. 021-29402279 logodepokDukung Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2013 dengan STOP MEROKOK, DEMI KESEHATAN KITA logodepokVISI KOTA DEPOK TAHUN 2011 s/d 2016: Terwujudnya Kota Depok Yang Maju dan Sejahteralogodepok Sukseskan Gerakan ODNR Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan NasionallogodepokSukseskan Gerakan ODNC Sebagai Upaya Penghematan BBM logodepokMari Berhemat Air, Untuk Menjaga Ketersediaannya Di Musim KemaraulogodepokKenali Tetangga Terdekat Anda, Agar Terjaga Keharmonisan dan Keamanan Bersama logodepok Anda Pendatang Baru ? Laporkan Diri Anda Ke RT/RW Setempat Max. 2x24 Jam logodepok Gunakan Internet Dengan Aman, Bijak dan Bermanfaatlogodepok Sayangi Anak-Anak Kita, Jauhkan Mereka Dari Tindak Kekerasan logodepok Segera Baliknamakan Kendaraan Bermotor Anda Sekarang Juga logodepok Cek Dokumen Perizinan, Ceknomorpendaftaran SMS ke 08119593477logodepok Mari Kita Sukseskan Program Andalan Kota Depok Menjadi 1.Kota Layak Anak, 2.Kota Bersih dan Hijau, 3.Kota Tertib dan Unggul dan 4.Cyber City logodepok Gerakan Satu Hari Tanpa Nasi (ODNR) setiap Hari Selasa adalah Untuk Meningkatkan Ketahanan dan Stabilitas Panganan Lokal logodepok Sesuai Peraturan Daerah Jawa Barat No. 13 tahun 2011 tentang Pajak Daerah, PAJAK PROGRESIF (bertingkat) akan diberlakukan mulai tgl 1 Januari 2012 logodepok Segera Melapor ke Samsat terdekat bila terjadi Peralihan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Anda logodepok Keterangan lebih lanjut dapat dilihat di www.dispenda.jabarprov.go.id atau hubungi kantor SAMSAT terdekat logodepok SPPT PBB Tahun 2012 Sudah Dapat Diambil di Masing-masing Kelurahan dan RT Setempat logodepok NJOP Lebih Kecil Dari 1 Milyar Tarifnya 0.125 %, sedangkan NJOP Lebih Besar Dari 1 Milyar Tarifnya 0.25 %logodepok

Depok Town Square Telah Melanggar GSS

Penutupan saluran air aliran kali cabang Tengah, Kecamatan Beji, yang dilakukan oleh Pemilik Depok Town Square (Detos), tidak mendapatkan izin dari pemkot Depok. Walaupun telah dilarang akan tetapi Detos tetap melakukan penutupan, sehingga jalan Margonda raya, kini sering dilanda banjir. “Saluran air yang ditutup itu jelas sekali sudah melanggar Perda No 18 Tahun 2003 Tentang Garis Sepandan Sungai (GSS). Bisa saja, banjir yang selama ini terjadi di Jalan Margonda Raya, akibat saluran tersebut. Jadi, sudah sepantasnya saluran yang ditutup itu dibongkar,”Kata Kepala Dinas Buna Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda), Yayan Arianto.

Yayan –sapaannya-  mengaku, belum tahu persis secara teknis tentang PEL banjir detos. Sebab bangunan itu telah ada sebelum dirinya duduk di Bimasda. Sehingga, pihaknya belum tahu perkembangan terakhir dan harus melakukan  mencek dulu. “Bila ditutup, sudah jelas melanggar dan harus dibongkar,”tegasnya. Terpisah, kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), R Gandra Budiana mengaku, belum menerima Surat Peringatan (SP) penyegelan atau pembongkaran dari Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) dan Bimasda, terkait saluran yang ditutup Detos. “Saya belum pernah menerima limpahan SP dari distarkim dan Bimasda,’ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Babai Suhaemi menjelaskan, selain Detos masih ada sekitar ratusan lagi bangunan dijalan Margonda Raya yang telah melanggar  GSS. Jadi bila Distarkim ingin melakukan penertiban, jangan tebang pilih dan harus seluruh ditertibkan. Babai –sapaannya-  membenarkan, jika Detos telah melanggar Perda No 18 Tahun 2003 Tentang GSS. Sayangnya, hal itu sudah lama terjadi, tetapi kenapa baru kali ini dilakukan penertiban. “Sudah sejak dari dulu Detos melanggar dan masih ada ratusan bangunan lagi yang melanggar GSS,” tukasnya.

199 Total Views 3 Views Today

Tanggapan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang harus diisi bertanda *

*
*