Rabu, 2 November 2011

Press Release

Bertempat di Gedung Sabuga Bandung, Rabu (2/11) Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Asep Rahmat menghadiri acara Peluncuran Dana Hibah Ruang Kelas Baru ( RKB ) SMP/ MTs, SMA/ MA/SMK BOS Provinsi SD/SMP, Bantuan Khusus Siswa Miskin SMA/ SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Dana tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2011.
Acara diawali dengan penampilan alat musik tradisional angklung oleh siswa SMA Pasundan 2 Bandung (Arumba Gumiwang Accoustic ).

Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,Lc. , Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Para Kepala Sekolah, Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten serta tamu undangan lainnya, Pangdam 3 Siliwangi M Munir, KaPengadilan Negeri, Bupati Karawang, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Prof.Dr. Mohammad Yahudin Zarkasih menyampaikan Jumlah Dana yang dikucurkan adalah sebesar Rp. 857M 260 juta untuk seluruh wilayah Jawa Barat.
SMP/Mts sebanyak 12 Kota dan Kabupaten termasuk didalamnya Kota Depok, hari ini dana tersebut telah di transfer ke Rekening oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penyerahan SK Penerimaan BOS Provinsi secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, dilanjutkan dengan Pemberian Bantuan Khusus untuk siswa miskin yang diwaliki oleh Mia siswa Kota Bandung, dan Herlambang dari Kota Sukabumi.
Dana Bos yang diterima Kota Depok sama seperti daerah lain yaitu: Untuk Sekolah Dasar Rp.25rb per Siswa per tahun, dan SMP Rp.127rb limaratus per siswa pertahun.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting, karena pendidikan merupakan pilar kemajuan sebuah Negara, SDM dibangun untuk dapat meneruskan Negara ini. Beliau bercerita tentang peristiwa Hirosima dan Nagasaki, bahwa Kasisar Hiro hito disaat pertama sadar dari sakitnya, hal yang pertama ditanyakan adalah berapa guru yang masih hidup.
Gubernur Jawa Barat mengingatkan bahwa, orang yang harus dimuliakan dan dihormati selain orangtua Kita adalah Guru. Saat ini diketahui Indikator, angka partisipasi tingkat pendidikan SD diatas 100 persen, tingkat SLTP 96,4 Persen, dan tingkat SMA 61 Persen se-Jawa Barat.

Pemerintah Kota dan Kabupaten diharapkan mampu meyakinkan DPRD agar menyetujui dana yang dialokasikan untuk pembangunan dan kemajuan dunia pendidikan di Kota / Kabupatennya masing-masing.
Pemerintah Pusat pada tahun 2012 menyediakan sekitar 8 T untuk membangun 20.000 kelas di seluruh Jawa Barat. Diharapkan IPM pada tahun 2012-2013 akan naik. Jumlah dana yang dikucurkan adalah sebesar 95 Juta untuk tiap sekolah SMP, 10 jt untuk mebeler dan 85 juta untuk pembangunan fisik. Sedangkan untuk, SMA 85 juta hanya untuk pembagunan fisik saja, yang terdiri sebagian besar sekolah swasta se-Jawa Barat. Semoga dana tersebut dapat dipergunakan sebagaimana mestinya tanpa adanya tindak korupsi, tutup Beliau.

Secara simbolis Gubernur Jawa Barat melakukan penekanan tombol transfer online, menandakan dana tersebut telah diterima.
Dilanjutkan penandatanganan prasasti ruang kelas baru secara simbolis.

Tanggapan Walikota Depok mengenai kucuran dana tersebut, Beliau mengucapkan terimakasih kepada Gubernur yang telah peduli melaksanakan bantuan pembangunan kepada sekolah se-Jawa Barat. 144 Kelas baru akan dibangun di sekolah swasta Depok. Terdiri dari 68 SMA, 47 SMK, dan 34 SMP swasta. Hal ini sangat penting, karena memang sekolah swasta perlu ditingkatkan kualitasnya agar membangun kepercayaan masyarakat sehingga para orangtua menitipkan anak-anak mereka di sekolah swasta. Walikota berharap agar sekolah swasta yang mendapatkan bantuan, untuk mewujudkan pembangunannya dan kualitas bangunan yang baik,

Kepala bagian
Humas dan protokol
Setda Kota Depok
HANI HAMIDAH, S.Sos.M.Si
NIP. 19630627 198409 2 001