Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Depok digelar di Hotel Bumi Wiyata di Jl. Margonda Raya, Rabu (7/4). Dalam Musrenbang tersebut Walikota Depok menyampaikan beberapa progam prioritas  ditahun 2011.

Musrenbang tingkat kota ini adalah kelanjutan dari Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan. “Manfaatkan Musrenbang kali ini untuk membangun aspirasi dari masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat dalam memberikan masukan kepada Pemerintah Kota,” ujar  Walikota dalam sambutannya.

Menurut Nur, UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menjelaskan bahwa system ini adalah satu – kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencan pembangunan dalam jangka panjang, menengah dan  tahunan yang dilaksanakan oleh unsur menyelenggara Negara.

“Diharapkan kebijakan strategis dalam mengakomodir aspirasi masyarakat dapat tertuang dalam Musrenbang Kota ini, dan para OPD (organisasi perangkat daerah) dapat membantu menampung aspirasi dari semua lapisan, mulai dari LSM, OKP (organisasi kepemudaan), LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) serta tokoh masyarakat dari semua perwakilan warga,” tandasnya.

Nur menyampaikan program prioritas lainnya seperti pelayanan public dan reformasi birokrasi, mulai dari etika para birokratnya dalam melayani masyarakat.

Serta pemerintah daerah dapat mengendalikan jumlah penduduk dan peningkatan penanganan masalah social.

“Hasilnya Kota Depok meraih peringkat terbaik dalam hal pelayanan memuaskan kepada masyarakat dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 77,4%. Keberhasilan ini mendapat penghargaan dari Menpan dengan pelayanan terbaik se-Provinsi Jawa Barat pada 2009,” terangnya.