IMG_0662[1]
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengunjungi Rumah Penanggulangan TBC Kampung Rawa, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, kediaman almarhum WS Rendra, hari ini, 9 April 2013. Selain itu hadir juga dari Dinas Kesehatan Dr. Lely, Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfo Ferry Birowo, Camat Cipayung Asep Rahmat, Kepala Puskesmas Kelurahan Cipayung Raya Mary Liziawati, Sekertaris Umum PPTI Pusat Drg. Maryani dan Ketua PPTI Cabang Kota Depok Dr. Anna.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat tingkat keseriusan penyakit TBC di Kota Depok, sehingga Depok bertekad memulai menurunkan angka penderita TBC secara menyeluruh.

Dari 1.980 orang yang diduga menderita Tuberkulosis (TB) di Kota Depok, 656 orang di antaranya telah diobati dan 283 orang dinyatakan positif setelah diperiksa dari hasil pendataan bulan Januari- Maret 2013. Indonesia merupakan negara terbesar keempat dunia terbanyak penderita TB setelah India, China, dan Afrika Selatan. Depok sendiri menjadi nomor urut ke 19 terbanyak penderita TB se-Indonesia.

Di Rumah Penanggulangan TBC Kampung Rawa sendiri memiliki 20 pasien penderita penyakit TB, Rangga salah satu pasien penderita TB berusia 17 tahun dengan berat badan 30 kg melakukan pengobatan intensif agar dapat sembuh dari penyakit TB. “Saya mengalami batuk-batuk setiap hari sehingga berat badan saya mulai menurun,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Belimbing tersebut mengatakan, pihaknya akan melakukan mobilisasi tiga hal yang utama yaitu menyediakan tenaga medis, pengobatan di puskesmas dan juga menyiapkan penyuluh dan pendamping untuk menyadarkan bahwa penyakit TB tersebut itu berbahaya.
(Diskominfo/Feny)
IMG_0654[1]

IMG_0662[1]
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengunjungi Rumah Penanggulangan TBC Kampung Rawa, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, kediaman almarhum WS Rendra, hari ini, 9 April 2013. Selain itu hadir juga dari Dinas Kesehatan Dr. Lely, Kepala Bidang Informasi Ferry Birowo, Ketua Camat Asep Rahmat, Kepala Puskesmas Kelurahan Cipayung Raya Mary Liziawati, Sekertaris Umum PPTI Pusat Drg. Maryani dan Ketua PPTI Cabang Kota Depok Dr. Anna.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat tingkat keseriusan penyakit TBC di Kota Depok, sehingga Depok bertekad memulai menurunkan angka penderita TBC secara menyeluruh.
Dari 1.980 orang yang diduga menderita Tuberkulosis (TB) di Kota Depok, 656 orang di antaranya telah diobati dan 283 orang dinyatakan positif setelah diperiksa dari hasil pendataan bulan Januari- Maret 2013. Indonesia merupakan negara terbesar keempat dunia terbanyak penderita TB setelah India, China, dan Afrika Selatan. Depok sendiri menjadi nomor urut ke 19 terbanyak penderita TB seIndonesia.
Di Rumah Penanggulangan TBC Kampung Rawa sendiri memiliki 20 pasien penderita penyakit TB, Rangga salah satu pasien penderita TB berusia 17 tahun dengan berat badan 30 kg melakukan pengobatan intensif agar dapat sembuh dari penyakit TB. “saya mengalami batuk-batuk setiap hari sehingga berat badan saya mulai menurun”, ujarnya.
Orang nomor satu tersebut mengatakan pihaknya akan melakukan mobilisasi tiga hal yang utama yaitu menyediakan tenaga medis, pengobatan di puskesmas dan juga menyiapkan penyuluh dan pendamping untuk menyadarkan bahwa penyakit TB tersebut itu berbahaya.
(Diskominfo/Feny)
IMG_0654[1]