Bertepatan dengan Harteknas ke-16, Kota Depok dipilih sebagai kota yang layak untuk diajak bekerjasama di bidang teknologi. Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail pun menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan RIP (Jepang) dan KISTEP (Korea) di Auditorium Graha Widya Bhakti, Serpong, Tangerang. MoU itu terkait penguatan system teknologi. “Depok menjadi salah satu kota yang terpilih ikut dalam penandatanganan dengan RIP (Japan) dan KISTEP (Korea) dalam penandatanganan tersebut ada 15 paket MoU,” ujarnya.

Depok terpilih karena dianggap sebagai kota yang mampu mengembangkan segala potensi daerah, baik itu di SDM, ekonomi, budaya, maupun sosial. Sehingga, bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional yang sat ini masih berlangsung.

Melalui penandatanganan kerja sama itu, Depok diharapkan menjadi salah satu kota yang dapat menerapkan dan mengembangkan system teknologi dalam mewujudkan pembangunan nasional berkesinambungan. Walaupun kota Depok terbilang masih berusia muda, Pemkot Depok tetap ingin berusaha maksimal berkontribusi mewujudkan program pemerintah dalam melaksanakan inovasi dan kesejahteraan rakyat. “MoU ini merupakan langkah awal yang strategis dalam melakukan berbagai inovasi terhadap segala unsur yang ada agar nantinya bisa dituangkan ke dalam RPJMD dan direalisasikan. Bila sudah begitu, upaya menjadikan Depok sebagai Cyber City, Layak Anak dan Bersih bisa terwujud,” tegasnya.

Masyarakat diharapkan bisa bersama-sama mencari, menciptakan, dan mewujudkan peran nyata penerapan teknologi disetiap kesempatan. “Mari kita terus bangkitkan daya kreasi dan inovasi kita untuk mengembangkan kota Depok ini sehingga bisa menjadi modal dasar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat “tukasnya.