Dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Kota Depok No.14 Tahun 2001 tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Daerah Kota Depok No.18 Tahun 2003 tentang Garis Sempadan, Sat Pol PP Kota Depok dengan melibatkan Unsur Tim Penertiban Terpadu melakukan Penertiban terhadap Bangunan Liar.
Penertiban yang dilaksanakan adalah merupakan Langkah Lanjutan dari Penertiban sebelumnya dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 31 Oktober 2011 di Jalan Raya Akses UI Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok.
Dalam Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan surat perintah pada hari Rabu, tanggal 16 Nopember 2011 dimulai pada pukul 09.00 wib s.d 11.00 wib, dipimpin oleh Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi  dengan melibatkan unsur Tim Penertiban Terpadu Kota Depok, antara lain :
§  Unsur Brimob Kelapa Dua;
§  Unsur Polres Metro Depok;
§  Unsur Kodim 0508 Depok;
§  Unsur Sub.Garnisun Depok;
§  Unsur Unit Polisi Militer Depok;
§  Unsur Dinas Bina Marga dan SDA Kota Depok;
§  Unsur Kecamatan Cimanggis Kota Depok; dan
§  Unsur Kelurahan Tugu Kec.Cimanggis.
a)       Adapun sasaran penertiban kali ini adalah beberapa buah bangunan yang pada saat penertiban pertama meminta toleransi waktu untuk melakukan pembongkaran secara sukarela.
b)       Mengingat sampai dengan batas waktu yang ditentukan, tidak ada upaya dari para pemilik bangunan untuk melakukan pembongkaran secara sukarela, sehingga pada hari ini akan dilaksanakan pembongkaran paksa terhadap beberapa buah bangunan liar dimaksud
c)       Kegiatan diawali dengan apel pasukan di lapangan upacara Balaikota Depok dipimpin oleh Ka.Sie. Pengendalian dan Operasi Sat.Pol.PP.
d)       Pada saat tiba dilapangan, sebagian besar bangunan sudah dibongkar secara sukarela oleh pemiliknya dan ada beberapa bangunan yang masih melakukan pembongkaran secara sukarela dan rata-rata bangunan tersebut sudah dikosongkan oleh para pemiliknya.
e)       Akhirnya Tim Penertiban Terpadu membantu para pemilik bangunan tersebut untuk melakukan pembongkaran terhadap bangunan liar dimaksud.
f)         Atas kerjasama antara kami dengan para pemilik bangunan, proses penertiban berjalan dengan baik, lancar dan memakan waktu yang cukup singkat.
Pasca kegiatan ini diharapkan kepada aparat Kelurahan dan Kecamatan setempat dapat pro aktif melakukan pengawasan dilokasi tersebut, untuk mengantisipasi adanya upaya para pemilik bangunan mendirikan kembali bangunan tersebut.
(Sumber : Mulyadi Kurnia)