Dinas Kesehatan merupakan salah satu dinas yang berkaitan dengan upaya meraih adipura. Karena salah satu penilaian adipura adalah kebersihan di rumah sakit dan puskesmas. Jika kita melihat ke Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no 01 tahun 2009 tentang program adipura salah satu penilaian adipura adalah di lingkungan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit dan puskesmas.

Penilaian adipura di rumah sakit dan puskesmas antara lain pertama lingkungan RS dan Puskesmas meliputi jalan masuk, jalan dalam kawasan dan tempat parkir. Kedua Drainase, sampah di drainase termasuk gulma dan sedimen. Ketiga Ruang Terbuka Hijau yang berfungsi sebagai paru-paru rumah sakit. Keempat pengolahan limbah meliputi pemisahan limbah medis dan non medis incinerator khususnya RS, perlakuan limbah khusus puskesmas, serta instalasi pengolahan limbah (IPAL) termasuk septic tank untuk RS tipe C dan D. Kelima pengelolaan sarana RS dan puskesmas meliputi ruang tunggu, termasuk koridor dan lingkungan dalam rumah sakit dan puskesmas serta wc. Keenam TPS, jika ada pengangkutan langsung dari RS dan puskesmas ke TPA, TPS tidak dinilai.

Karnadi, staf dinas kesehatan mengatakan untuk menunjang adipura telah dilakukan pelatihan komposting dan pengolahan limbah non medis baik ke rumah sakit ataupun puskesmas-puskesmas. Karena pada penilaian adipura tahun lalu penilaian pada komponen ini yang memiliki nilai kurang.

Namun tidak hanya tenaga dari dinas kesehatan saja cukup untuk memperoleh nilai maksimal dalam menunjang perolehan adipura. Namun partisipasi masyarakat depok sangat diperlukan khususnya menjaga kebersihan di lingkungan puskesmas-puskesmas dan rumah sakit di mana masyarakat tinggal.

@Tim Liputan Diskominfo

Dinas Kesehatan merupakan salah satu dinas yang berkaitan dengan upaya meraih adipura. Karena salah satu penilaian adipura adalah kebersihan di rumah sakit dan puskesmas. Jika kita melihat ke Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no 01 tahun 2009 tentang program adipura salah satu penilaian adipura adalah di lingkungan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit dan puskesmas.

Penilaian adipura di rumah sakit dan puskesmas antara lain pertama lingkungan RS dan Puskesmas meliputi jalan masuk, jalan dalam kawasan dan tempat parkir. Kedua Drainase, sampah di drainase termasuk gulma dan sedimen. Ketiga Ruang Terbuka Hijau yang berfungsi sebagai paru-paru rumah sakit. Keempat pengolahan limbah meliputi pemisahan limbah medis dan non medis incinerator khususnya RS, perlakuan limbah khusus puskesmas, serta instalasi pengolahan limbah (IPAL) termasuk septic tank untuk RS tipe C dan D. Kelima pengelolaan sarana RS dan puskesmas meliputi ruang tunggu, termasuk koridor dan lingkungan dalam rumah sakit dan puskesmas serta wc. Keenam TPS, jika ada pengangkutan langsung dari RS dan puskesmas ke TPA, TPS tidak dinilai.

Karnadi, staf dinas kesehatan mengatakan untuk menunjang adipura telah dilakukan pelatihan komposting dan pengolahan limbah non medis baik ke rumah sakit ataupun puskesmas-puskesmas. Karena pada penilaian adipura tahun lalu penilaian pada komponen ini yang memiliki nilai kurang.

Namun tidak hanya tenaga dari dinas kesehatan saja cukup untuk memperoleh nilai maksimal dalam menunjang perolehan adipura. Namun partisipasi masyarakat depok sangat diperlukan khususnya menjaga kebersihan di lingkungan puskesmas-puskesmas dan rumah sakit di mana masyarakat tinggal.

@Tim Liputan Diskominfo

Dinas Kesehatan merupakan salah satu dinas yang berkaitan dengan upaya meraih adipura. Karena salah satu penilaian adipura adalah kebersihan di rumah sakit dan puskesmas. Jika kita melihat ke Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no 01 tahun 2009 tentang program adipura salah satu penilaian adipura adalah di lingkungan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit dan puskesmas.

Penilaian adipura di rumah sakit dan puskesmas antara lain pertama lingkungan RS dan Puskesmas meliputi jalan masuk, jalan dalam kawasan dan tempat parkir. Kedua Drainase, sampah di drainase termasuk gulma dan sedimen. Ketiga Ruang Terbuka Hijau yang berfungsi sebagai paru-paru rumah sakit. Keempat pengolahan limbah meliputi pemisahan limbah medis dan non medis incinerator khususnya RS, perlakuan limbah khusus puskesmas, serta instalasi pengolahan limbah (IPAL) termasuk septic tank untuk RS tipe C dan D. Kelima pengelolaan sarana RS dan puskesmas meliputi ruang tunggu, termasuk koridor dan lingkungan dalam rumah sakit dan puskesmas serta wc. Keenam TPS, jika ada pengangkutan langsung dari RS dan puskesmas ke TPA, TPS tidak dinilai.

Karnadi, staf dinas kesehatan mengatakan untuk menunjang adipura telah dilakukan pelatihan komposting dan pengolahan limbah non medis baik ke rumah sakit ataupun puskesmas-puskesmas. Karena pada penilaian adipura tahun lalu penilaian pada komponen ini yang memiliki nilai kurang.

Namun tidak hanya tenaga dari dinas kesehatan saja cukup untuk memperoleh nilai maksimal dalam menunjang perolehan adipura. Namun partisipasi masyarakat depok sangat diperlukan khususnya menjaga kebersihan di lingkungan puskesmas-puskesmas dan rumah sakit di mana masyarakat tinggal.

Dinas Kesehatan merupakan salah satu dinas yang berkaitan dengan upaya meraih adipura. Karena salah satu penilaian adipura adalah kebersihan di rumah sakit dan puskesmas. Jika kita melihat ke Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no 01 tahun 2009 tentang program adipura salah satu penilaian adipura adalah di lingkungan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit dan puskesmas.

Penilaian adipura di rumah sakit dan puskesmas antara lain pertama lingkungan RS dan Puskesmas meliputi jalan masuk, jalan dalam kawasan dan tempat parkir. Kedua Drainase, sampah di drainase termasuk gulma dan sedimen. Ketiga Ruang Terbuka Hijau yang berfungsi sebagai paru-paru rumah sakit. Keempat pengolahan limbah meliputi pemisahan limbah medis dan non medis incinerator khususnya RS, perlakuan limbah khusus puskesmas, serta instalasi pengolahan limbah (IPAL) termasuk septic tank untuk RS tipe C dan D. Kelima pengelolaan sarana RS dan puskesmas meliputi ruang tunggu, termasuk koridor dan lingkungan dalam rumah sakit dan puskesmas serta wc. Keenam TPS, jika ada pengangkutan langsung dari RS dan puskesmas ke TPA, TPS tidak dinilai.

Karnadi, staf dinas kesehatan mengatakan untuk menunjang adipura telah dilakukan pelatihan komposting dan pengolahan limbah non medis baik ke rumah sakit ataupun puskesmas-puskesmas. Karena pada penilaian adipura tahun lalu penilaian pada komponen ini yang memiliki nilai kurang.

Namun tidak hanya tenaga dari dinas kesehatan saja cukup untuk memperoleh nilai maksimal dalam menunjang perolehan adipura. Namun partisipasi masyarakat depok sangat diperlukan khususnya menjaga kebersihan di lingkungan puskesmas-puskesmas dan rumah sakit di mana masyarakat tinggal.

Dinas Kesehatan merupakan salah satu dinas yang berkaitan dengan upaya meraih adipura. Karena salah satu penilaian adipura adalah kebersihan di rumah sakit dan puskesmas. Jika kita melihat ke Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no 01 tahun 2009 tentang program adipura salah satu penilaian adipura adalah di lingkungan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit dan puskesmas.

Penilaian adipura di rumah sakit dan puskesmas antara lain pertama lingkungan RS dan Puskesmas meliputi jalan masuk, jalan dalam kawasan dan tempat parkir. Kedua Drainase, sampah di drainase termasuk gulma dan sedimen. Ketiga Ruang Terbuka Hijau yang berfungsi sebagai paru-paru rumah sakit. Keempat pengolahan limbah meliputi pemisahan limbah medis dan non medis incinerator khususnya RS, perlakuan limbah khusus puskesmas, serta instalasi pengolahan limbah (IPAL) termasuk septic tank untuk RS tipe C dan D. Kelima pengelolaan sarana RS dan puskesmas meliputi ruang tunggu, termasuk koridor dan lingkungan dalam rumah sakit dan puskesmas serta wc. Keenam TPS, jika ada pengangkutan langsung dari RS dan puskesmas ke TPA, TPS tidak dinilai.

Karnadi, staf dinas kesehatan mengatakan untuk menunjang adipura telah dilakukan pelatihan komposting dan pengolahan limbah non medis baik ke rumah sakit ataupun puskesmas-puskesmas. Karena pada penilaian adipura tahun lalu penilaian pada komponen ini yang memiliki nilai kurang.

Namun tidak hanya tenaga dari dinas kesehatan saja cukup untuk memperoleh nilai maksimal dalam menunjang perolehan adipura. Namun partisipasi masyarakat depok sangat diperlukan khususnya menjaga kebersihan di lingkungan puskesmas-puskesmas dan rumah sakit di mana masyarakat tinggal.