Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) adalah bantuan yang diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu untuk dapat melakukan kegiatan belajar di sekolah. Bantuan ini memberikan peluang bagi siswa untuk mengikuti pendidikan di level yang lebih tinggi. BSM bertujuan agar siswa dari kalangan tidak mampu dapat terus melanjutkan pendidikan di sekolah. Selain itu juga bertujuan untuk mengurangi jumlah siswa putus sekolah akibat permasalahan biaya pendidikan.

Sebanyak 12.500 siswa miskin Depok mendapatkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Kementerian Pendidikan Nasional. Penyaluran BSM tersebut melalui kantor pos terdekat. Salah satunya terlihat di Kantor PT Pos Indonesia. Cabang Depok di Jalan Kemakmuran, Sukmajaya, Depok, Rabu, 19 Juni 2013.

Manajer Pelayanan dan Penjualan PT Pos Indonesia Cabang Depok, Muhammad Sobirin menjelaskan, siswa miskin Depok yang menerima BSM terdiri dari 10.000 siswa SD dan 2.500 siswa SMP. “Dari tahun lalu sudah dapat. Pengambilan BSM dari April sampai Juli 2013. Tahun lalu sampai SMA, tahun ini siswa SMA nya tidak ada,” katanya.

Sementara itu, Sarmili Sekretaris RT01/02, Cipayung Jaya, Cipayung, Depok berterimakasih atas bantuan BSM terhadap anaknya M Fadilah siswa kelas 5 SDN Cipayung 2. Jumlahnya Rp 360.000.

“Alhamdulillah bisa beli buku, seragam, dan keperluan sekolah. Apalagi BBM mau naik. Waduh..pusing,” ujarnya.

Sarmili menyatakan bahwa persyaratan untuk mendapatkan BSM adalah identitas peserta didik, nilai raport, kartu keluarga, surat keterangan tidak mampu, dan surat keterangan siswa. Dikatakan Sarmili, pendataan untuk mendapatkan BSM itu dimulai sebelum April 2013. Di tempat ada tiga warganya juga yang mendapatkan BSM. Ketiga warga itu tergolong miskin karena pendapatannya tidak menentu.

(Diskominfo/Feny)