Diduga melanggar Garis Sepadan Sungai (GSS) Kali Pesanggrahan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, akan melakukan tindakan tegas kepada pengembang Perumahan Bukit Cinere Indah (BCI) di Kecamatan Cinere. Pasalnya turap pembangunan perumahan itu, melampaui GSS dan tidak mempunyai izin. Untuk itu, pekan depan Bimasda akan membongkar turap tersebut. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Air, Herry R Gumelar. “Laporannya sudah kami terima. Karena sudah melanggar dan menyempitkan Kali Pesanggrahan, maka akan kami bongkar, “ tegasnya.

Menurut Herry -sapaannya- perizinan pembangunan turap oleh BCI tidak pernah diajukan ke Bidang Sumber Daya Air. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan Satgas Banjir untuk membongkar turap kali itu. “Senin, kami siap membongkarnya. Jangan sampai badan kali pesanggrahan diserobot dan digunakan untuk pembangunan hunian, “ tukasnya.

Sebelumnya, Camat Cinere, Ahmad Syarifudin menjelaskan, telah melayangkan surat teguran kepada developer BCI yang terletak di RW 14 dan RW 16. Namun, teguran yang dilayangkan tidak pernah digubris developer BCI. “Jangan salahkan kami jika pembongkaran dilakukan Pemkot. Semua laporan sudah kami berikan ke Bimasda untuk ditindak lanjuti, “ bebernya. Sementara itu, Sales Manager BCI, Erwin Wijaya belum bisa memberikan keterangan terhadap pembongkaran turap oleh Bimasda. Melalui stafnya, Lela I menandaskan, jika pembongkaran itu dilakukan, maka Bimasda harus meminta izin dari Sales Manager BCI Pusat. “Kami hanya diberi mandat untuk membangunnya. Jika memang dibongkar maka harus izin dulu ke petinggi kami,” tandasnya.