Kurikulum pendidikan Indonesia 2013 yang menyatakan bahwa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sistem penjurusan IPA, IPS dan Bahasa akan ditiadakan. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh, ini dilakukan karena SMA merupakan subjek umum. Dikurikulum ini siswa akan dibebaskan untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan keinginan.

Menanggapi rencana ini Yoga Dwi salah satu siswa kelas X SMA Negeri 5 menyambut dengan antusias. “Sangat bagus, karena tidak akan ada batasan lagi tentang penjurusan,”  ujarnya.

Berbeda dengan Yoga, Amelia mengungkapkan bahwa dirinya kurang setuju dengan sistem baru ini. “Kurikulumnya berubah terus, jadi bingung,”ungkap siswi kelas X SMK Ekonomi Depok ini.

Rencananya kurikulum baru ini mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru 2013/2014. Kurikulum untuk SMA sendiri menganut pembebasan memilih pelajaran yang disukai. Cara ini diharapkan mampu merangsang keaktifan siswa. (Diskominfo/Rysko)