fitri_2

Fitri Yanti saat bertugas. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Perjuangan Kartini telah mengilhami banyak wanita Indonesia untuk berperan di segala bidang. Termasuk di bidang pengawalan yang selama ini digeluti Fitri Yanti. Kerasnya jalanan dan tuntutan pekerjaan di segala cuaca, tidak menghalangi Fitri untuk bisa bertugas secara profesional di bagian Patroli Motor (Patmor).

Menjadi petugas Patmor pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, memang bukanlah perkara mudah. Persoalan kemacetan dan sikap pengendara yang sulit diatur, adalah pemandangan sehari-hari yang kerap dialami Fitri. Namun, semua itu bisa diatasi oleh Fitri yang cukup mahir mengendarai motor besar tersebut.

Fitri yang dalam bekerja selalu berjilbab itu, baru mengabdikan dirinya sebagai petugas Patmor sejak Januari 2017. Meskipun baru, dara cantik itu telah dipercaya mengawal Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida, yang juga istri Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

“Saya senang menjadi Patmor, karena memiliki banyak teman dan sering berinteraksi dengan orang baru jika sudah turun ke lapangan,” ujar wanita yang sebelumnya bertugas pada bagian pengaturan lalu lintas itu saat ditemui di Balaikota Depok, Jumat (21/04/17).

Ia mengakui, sering mendapat perlakuan tidak mengenakan ketika di jalan, termasuk resiko terserempet pengendara lain yang ugal-ugalan. Namun, wanita kelahiran 1996 tersebut, tetap sabar dan memberi pengertian kepada pengguna jalan lain agar mematuhi aturan lalu lintas. Dalam tugasnya, Fitri juga diwajibkan untuk bisa membawa motor besar seperti petugas Patwal laki-laki lainnya. Dengan ketekunan dan kerja keras, Fitri pun akhirnya bisa mengendarai motor besar dengan waktu yang tidak terlalu lama.

“Karena dalam bertugas, Dishub tidak membeda-bedakan antara pria dan wanita. Wanita juga bisa menjalankan tugas dengan baik, termasuk saat ikut iringan pimpinan dengan motor besar,” ucap Fitri yang telah bekerja di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok sejak tiga tahun terakhir.

Terkait peringatan hari Kartini saat ini, dinilainya menjadi sebuah momentum untuk berbenah diri menjadi wanita yang lebih baik lagi dan mampu menginspirasi wanita lainnya. Menurutnya, hari Kartini juga mengingatkan untuk seluruh jajaran srikandi Kota Depok pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, untuk terus berkarya semaksimal mungkin.

“Apapun pekerjaannya, emansipasi wanita harus terus ditingkatkan. Tetap semangat sebagai Kartini Indonesia, wanita Indonesia pasti bisa,” tegas Fitri dengan lantang.
fitri

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo