PRESS RELEASE
HUMAS DAN PROTOKOL KOTA DEPOK, 15 April  2010

Puskesmas Pembantu Bojong Pondok Terong diresmikan oleh H. Nur Mahmudi Isma’il selaku Walikota Depok pada Kamis (21/4). Puskesmas yang berlokasi di RW 6 Bojong Pondok Terong dihadiri oleh Hardiono (Kadis Kesehatan), Anggota DPRD Komisi D, Kepala Puskesmas Pembantu Bojong Pondok Terong, Sa’alih (Tokoh Masyarakat), Hasan Basri (Pewakaf Tanah), Kapolsek Cipayung, Camat Pondok Terong, LPM, Lurah se-Kecamatan Cipayung, anggota PKK dan warga sekitar Bojong Pondok Terong.

Puskesmas Pembantu Bojong Pondok Terong dibangun dua tahap pada tahun 2008 dan 2009. Puskesmas Pembantu Bojong Pondok Terong merupakan puskesmas yang tanahnya merupakan tanah wakaf dari Bapak Hasan Basri kepada Pemkot. Puskesmas yang mulai beroperasi pada 24 Maret 2010 ini dibangun dengan tanah yang diwakafkan pada tahun 2007. Puskesmas yang sehari-harinya kedatangan 60 pasien memilki luas tanah 150 m2 dan luas bangunan 260 m2.  Puskesmas dibangun dua lantai dan memiliki ruang poli umum, ruang poli anak/mtbs, dan poli kb. Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan batu prasasti dan gunting pita bertujuan untuk memenuhi kesehatan bagi warga Bojong Pondok Terong dan sekitarnya karena selama ini warga Pondok Terong berobat ke Puskesmas Cipayung yang lokasinya sangat jauh. Walikota berterima kasih kepada Bapak Hasan Basri yang telah mewakafkan tanahnya kepada Pemkot dan kepada jajaran puskesmas serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam lancarnya pembangunan Puskesmas Bojong Pondok Terong. “Dengan berdirinya Puskesmas Pembantu Bojong Pondok Terong diharapkan tingkat kesehatan di Kota Depok meningkat dan tidak ada lagi warga Depok yang terkena DBD serta gizi buruk” tutur Walikota dalam sambutannya yang ternyata di Bojong Pondok Terong tidak ada warga yang terkena DBD.

Dalam sambutannya, Walikota menghimbau untuk bekerjasama dengan alim ulama agar peningkatan kesehatan secara rohani dapat dirasakan. “Dengan meningkatnya kesehatan rohani maka warga dapat mencegah diri dari aktivitas yang negatif dan dapat membina ahlak serta moral yang dapat mendukung kesadaran akan pentingnya arti kesehatan dan sosial kemasyarakatan” tutur Walikota. Diakhir sambutannya, Walikota meminta kepada Camat, Lurah, Jajaran Puskesmas, PKK, LPM, RW Siaga, dan juga warga untuk berkoordinasi dan membuat program-program yang dapat meningkatkan kesehatan di Kota Depok, khususnya Bojong Pondok Terong. “Program-program yang dibuat harus bisa membuat warga terbebas dari DBD dan gizi buruk. Jangan lupa pula untuk memilah sampah dan tidak membakar sampah dilingkungan” ujar Walikota mengakhiri sambutannya.

KEPALA BAGIAN
HUMAS DAN PROTOKOL
SETDA KOTA DEPOK

HANI HAMIDAH, S.Sos. M.Si
PEMBINA
NIP. 19630627 198409 2 001

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

KEPALA BAGIAN

HUMAS DAN PROTOKOL

SETDA KOTA DEPOK

HANI HAMIDAH, S.Sos. M.Si

PEMBINA

NIP. 19630627 198409 2 001