Jelang Hari Raya Idul Fitri, budaya konsumtif di masyarakat mulai terlihat. Buktinya, di pekan ketiga puasa ini, tak sedikit dari masyarakat yang melakukan aksi borong belanjaan habis-habisan. Menanggapi hal itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail menghimbau kepada seluruh warga agar bisa mengendalikan hawa nafsu dalam berbelanja.

Menurutnya, setiap belanjaan yang dibeli warga tidak bisa memberikan kepuasan dalam merayakan Idul Fitri. Sebab, yang perlu dimeriahkan itu justru suasana kemenangan setelah menaklukan hawa nafsu dan merepon panggilan Allah. Karena hal tersebut sesuai dengan tatacara dan anjuran dari Sunnah Rasul. “ Belanja barang seadanya saja, karena masih banyak masyarakat yang lebih membutuhkan,” ucapnya.

Nur menambahkan, anjuran dari Sunnah Rasul di bulan puasa ada tiga macam. Pertama masyarakat yang memiliki kelebihan ekonomi harus membayar Zakat Fitrah. Kedua harus secepatnya berbuka saat Hari Raya Idul Fitri tiba, artinya sewaktu pagi hari jangan menahan santapan pagi, karena saat subuh itulah seluruh umat muslim bersuka cita meraih kemenangan. “Saat Idul Fitri tiba langsung menyantap makanan, jangan menunda-nunda,” ujarnya.

Anjuran Sunnah Rasul yang ketiga, kata dia, jangan lupa mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil plus saling memaafkan. “Dengan menjalani ketiga anjuran Rasul itu, Insya Allah seluruh masyarakat depok bisa merayakan kemenangan Idul Fitri. Jadi tidak perlu memborong belanjaan saat dihari kemenangan. Ayo ikuti anjuran Sunnah Rasul, tukasnya.