Semangat Kartini untuk lepas dari belenggu penjajahan dan  keterbelakangan membawa kontribusi nasional khususnya bagi kaum perempuan bangsa kita. Dalam memperingati hari Kartini tepat pada hari Rabu ( 21/4)  warga kelurahan Tugu Depok mengelar acara yang bertemakan “Jadikan Kelurahan Tugu Bersih, Hijau, dan Sehat.
Acara ini dilaksanakan di areal Parkiran Kelurahan Tugu dan dihadiri oleh H. Nur Mahmudi Isma’il selaku Walikota Depok, Camat Cimanggis, Lurah Tugu, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Cimanggis, Ketua RW se-Kelurahan Tugu, Kadis Badan Lingkungan Hidup (BLH), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kelurahan Tugu serta warga sekitar Kelurahan Tugu.

Acara tersebut juga diramaikan oleh ratusan anak-anak (PAUD) yang menggunakan pakaian adat nusantara dan menampilkan sejumlah atraksi PAUD se-Kelurahan Tugu yang terselenggara atas kerjasama Kelurahan Tugu dengan Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) , Lembaga Pengabdian kepada Masyrakat (LPM), Satgas Siaga PKK, Puskesmas, Minyak Goreng Sunco, dan Q THQ Production.
PAUD yang berkumpul pada saat ini berasal dari 11 RW yang berada kelurahan Tugu, yang perlu diketahui bahwa salah satu PAUD di RW  5 Kelurahan Tugu kemarin telah dikunjungi oleh tim penilai PAUD provinsi,  terkait dengan proses pembinaan, aktivitas, dan prestasi-prestasinya.
” Sebelumnya kelurahan juga mengelar Lomba RW Bersih dan  Hijau. Kriteria penilainnya seperti  bebas jentik, ada pengolahan sampah, ada lobang bio pori minimal 10 lubang RT yang mewakili RW, tanaman obat keluarga, pemeriksaan sarang nyamuk dan hari ini hasil penilaian yang dilakukan oleh PKK Satgas RW Siaga Kelurahan Puskesmas akan diumumkan”, ujar Mimid Sunendi selaku Sekretaris Satgas siaga kelurahan Tugu.

Menurut Mimid Sunendi dalam acara perlombaan ini nantinya dipilih pemenang yang akan diberikan penghargaan terhadap PAUD yang berprestasi. “Pemenang  mendapatkan tropi, dan  dana pembinaan sesuai dengan dana yang telah dikumpulkan melalui kelurahan, harapannya dalam rangka memperingati Hari Kartini ini bisa dijadikan motivasi untuk membangun Kelurahan Tugu agar lebih bersih dan sehat,” ujarnya saat di temui di kantor Kelurahan Tugu.
“Saya mewakili Pemerintah, dan warga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tingggi kepada para panitia, peserta, dan pendukung atas terselenggara dan suksesnya acara ini. Kegiatan semacam ini merupakan bentuk tanggung jawab kita terhadap lingkungan dan sebagai wujud dari kecintaan kita terhadap sejarah dan sebagai upaya untuk meningkatkan taraf kesehatan di Kota Depok” ujar Walikota.

Walikota meminta kepada Badan Lingkungan Hidup Kota Depok agar meningkatkan pengadaan bio pori di setiap lingkungan di Kota Depok. “Contohlah Bambu Apus yang memiliki 1000 lubang biopori disetiap RW. Buatlah lomba-lomba lain yang berkaitan dengan program gerakan 3BAP (Bebas Buta Aksara Latin dan Al-Qur’an, Bebas Sampah, Bebas Nyamuk, dan Tertib Administrasi ke-Pendudukan) karena lomba bersih dan hijau hanya mewakili satu program saja” tutur Walikota harapnya.