Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan yang saat ini masih dalam pengelolaan Pemerintah Kabupaten Bogor  pada tahun 2010 akhir bakal diambil alih oleh Pemerintah Kota Depok. Pernyataan ini disampaikan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il saat ditemui di ruangan kerjanya, Jum’at (19/3).
“Mudah-mudahan akhir 2010, kita dapat mengambil alih aset dan pengelolaan PDAM Tirta Kahuripan. Doakan saja, langkah-langkah pengambilalihan ini berjalan dengan mulus dan lancar,” Ungkap Walikota.
Terkait dengan pengelolaannya, menurut pak wali PDAM Tirta Kahuripan akan dijadikan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Depok. ” Namun,  diperlukan studi dan perhitungan dari tim independen. Pemkot telah menyiapkan itu semua, mudah-mudahan bila tidak ada aral melintang, akan berjalan tahun ini,” terangnya.
Pengambilalihan pengelolaan serta aset PDAM yang berada di Kota Depok dibutuhkan saling kesepahaman antar dua pemerintahan yakni Pemkot Depok dan Pemkab Bogor.
“Alhamdulilah sampai saat ini hubungan antara dua pemerintahan lokal berjalan dengan baik. Dengan begitu diharapkan semuanya dapat berjalan sesuai rencana,” terang Nur Mahmudi.
Nur Mahmudi menambahkan  bahwa sampai saat ini Pemkab Bogor masih memberikan kompensasi terhadap Pemkot Depok. “Masih..masih, kita masih menerima kompensasi dari PDAM,” jelas Pak Wali.