Untuk memudahkan pemasaran buah belimbing, Pemerintah Daerah Kota Depok mengajak petani belimbing agar menjual hasil panennya ke koperasi yang dikelola oleh Dinas Koperasi Kota Depok.

Hal ini dinyatakan secara tegas oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il saat ditemui dalam acara Riset Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Untuk Masyarakat Depok di Balai Sidang UI Depok Selasa  (23/3).  Menurut pak wali jika buah belimbing dijual di koperasi selain harganya cukup menggiurkan, koperasi bisa juga menjadi mediator bagi para petani” terangnya.

Harga belimbing yang dibeli melalui Dinas Koperasi yang diperoleh dari para petani bisa berkisar Rp 5000-6000/Kg. ”Untuk saat ini pihak koperasi telah berkoordinasi dengan 27 retail sehingga sirkulasinya baik” jelasnya.

“Namun kalau para petani mau menjual belimbing tersebut langsung ke masyarakat kita persilahkan, sebab itu merupakan hak mereka dalam mendagangkan hasil pertaniannya. Kita tidak mau melakukan monopoli terhadap para petani” terangnya.

Yang perlu diingat walaupun dalam kondisi panen atau dalam kondisi paceklik, menurut pak wali harga beli belimbing yang dibayarkan ke petani tidak akan menurun atau sebaliknya, harga tersebut akan berlaku tetap per kilogramnya.