Proses perekaman data E-KTP yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok disetiap Kelurahan, telah berlangsung delapan hari.  Terhitung dari tanggal 21 hingga 28 September, sebanyak 4.385 orang, telah terekam data yang berasal dari 13 titik perekaman.

Beberapa kelurahan yang telah terekam antara lain Kelurahan Depok Jaya, Depok, Beji Timur, Bakti Jaya, Pengasinan, Gandul, Jati Mulya, Cisalak Pasar, Ratu Jaya, Grogol, Tapos, Curug, dan Duren Seribu. Kasi Pendaftaran Penduduk, Yenny F. Lampouw  mengungkapkan, dari sisi masyarakat sendiri, responnya cukup baik.  Hanya saja kendalanya, muncul dari warga yang bekerja. Karena kebanyakan yang bekerja itu datangnya malam hari. “ Untuk melayaninya, kami melakukan perekaman data itu sampai jam delapan malam,” ungkap Yenny.

Ia mengungkapkan, agar warga bisa dilayani dengan baik, setiap titik perekam data itu, rata-rata yang bertugas sebagai petugas tim operator sebanyak tiga orang. Sementara alat perekaman data di setiap titik, jumlahnya antara satu dan dua perangkat.   “Saat ini alat perekaman yang kami terima dari pusat, baru 20 perangkat, dari 24 yang mestinya kami terima ,” ungkapnya. Ia berharap, titik-titik perekaman data bisa terus ditambah, sehingga menyeluruh di 63 Kelurahan. Sementara saat ini jumlah titik perekaman data,  baru bertambah dari 13 menjadi 15 titik. Penambahan itu terjadi di Kelurahan Tanah Baru dan Kali Baru. “Dua Kelurahan ini, baru besok memulai perekaman datanya,” pungkasnya.