Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Pemkot Depok bekerja sama dengan Asosiasi UMKM Depok akan membentuk sebuah Koperasi Simpan Pinjam untuk para anggotanya. Demikian disampaikan Santoso Ketua Asosiasi UMKM Depok, Kamis (26/5).

Menurutnya, program pembentukan tersebut dapat sedikit membantu para anggota UMKM dari sisi permodalan. Diharapkan, dengan koperasi ini bisa dapat terus menggerakkan roda usaha para pelaku usaha mikro, yang sampai saat ini kurang mendapatkan akses dari segi finansial.

Mengenai besaran pinjaman, Santoso menjelaskan, rencananya para anggota yang usahanya sudah maju, mendapatkan dana pinjaman awal 4-5 juta. “ Kami sedang menggodok sistem dan tata tertib pinjaman koperasi. Biar semua bisa jelas” ujarnya.

Seperti diketahui, UMKM Depok telah membentuk sebuah asosiasi sejak tahun 2007, dan di tahun 2010 lalu, asosiasi tersebut melakukan perombakan kepengurusan agar aktif dan dinamis. Sejak itu, asosiasi yang saat ini beranggotakan 232 UMKM di Depok itu banyak membuat langkah-langkah terobosan, salah satunya dengan koperasi simpan pinjam.

Terpisah, Yelis Rosdiana Kabid UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar kota Depok saat diwawancarai mengatakan, dalam menjalankan bisnisnya, para pelaku usaha mikro ini sering terbentur dengan kendala permodalan dan akses perbankan. Dengan hadirnya koperasi itu nanti diharapkan kendala itu bisa teratasi, sehingga potensi unggulan UMKM masih bisa terus berkembang.