<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok &#187; Pertanian</title>
	<atom:link href="http://www.depok.go.id/category/pertanian-kota-depok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.depok.go.id</link>
	<description>Terwujudnya Kota Depok Yang Maju dan Sejahtera</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jun 2013 10:53:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Menuju Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2013</title>
		<link>http://www.depok.go.id/22/03/2013/pertanian-kota-depok/menuju-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2013</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/22/03/2013/pertanian-kota-depok/menuju-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2013#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2013 03:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Author MCAP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[ST2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=31893</guid>
		<description><![CDATA[Badan Pusat Statistik Kota Depok akan menggelar Sensus Pertanian 2013 (ST2013) pada 1-31 Mei 2013 untuk menghitung jumlah petani di seluruh wilayah Kota Depok pada suatu titik waktu tertentu dengan... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/22/03/2013/pertanian-kota-depok/menuju-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2013">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/22/03/2013/pertanian-kota-depok/menuju-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2013">Menuju Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2013</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img class="wp-image-31904 aligncenter" alt="ST2013JPG" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2013/03/ST2013JPG.jpg" width="291" height="139" /></p>
<p style="text-align: justify;" align="center">Badan Pusat Statistik Kota Depok akan menggelar Sensus Pertanian 2013 (ST2013) pada 1-31 Mei 2013 untuk menghitung jumlah petani di seluruh wilayah Kota Depok pada suatu titik waktu tertentu dengan tujuan utama mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat sebagai bahan perencanaan maupun evaluasi hasil-hasil pembangunan khususnya di sektor pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;">Sektor pertanian berperan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pertanian memberikan kontribusi terbesar kedua (14,7%) setelah industri (24,3%) dalam Produk Domestik Bruto Indonesia tahun 2011. Dari 112,8 juta penduduk Indonesia yang bekerja pada Februari 2012, sektor pertanian menyerap tenaga kerja terbanyak (36,52%).</p>
<p style="text-align: justify;">Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik mengamanahkan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melaksanakan statistik dasar, yaitu sensus penduduk, sensus pertanian, dan sensus ekonomi yang masing-masing diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali. Sensus Pertanian yang diselenggarakan tahun 2013 merupakan sensus yang keenam kalinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan pencacahan lengkap ST2013 adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat supaya diperoleh gambaran yang jelas tentang struktur pertanian di Indonesia.</li>
<li>Mendapatkan kerangka sampel (sampling frame) yang dapat dijadikan landasan pengambilan sampel untuk survei-survei pertanian rutin.</li>
<li>Memperoleh berbagai informasi tentang populasi rumah tangga usaha pertanian, rumah tangga petani gurem, jumlah pohon dan ternak, distribusi penguasaan dan pengusahaan lahan menurut golongan luas dan sebagainya. Hasil pencacahan lengkap ST2013 juga akan digunakan sebagai angka patokan (<i>benchmarks</i>) untuk memperbaiki perkiraan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">ST2013 mencakup seluruh usaha pertanian di subsektor tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, perikanan, perternakan, dan kehutanan, baik pada rumah tangga, perusahaan, maupun pesantren/seminar, lembaga masyarakat, barak militer dan kelompok usaha bersama. Petugas akan mendatangi seluruh usaha pertanian dan tempat tinggal pelaku usaha pertanian untuk melakukan pendataan dengan menggunakan kuesioner. Petugas ST2013 mengenakan seragam rompi berwarna hijau dengan gambar logo BPS dan ST2013 serta dilengkapi dengan surat tugas.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembukaan ST2013 Kota Depok telah dilaksanakan pada Kamis, 21 Maret 2013 yang lalu, di Aula Lt. 1 Balai Kota Depok dengan mengusung tema “Kebenaran Jawaban Anda Membantu Keberhasilan Pembangunan Pertanian” yang dibuka oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan dihadiri oleh kepala BPS Tata Jumantara, Kepala Camat, Kepala Lurah dan OPD terkait. “Harap camat, lurah dan siapapun agar wajib lapor ke BPS, bilamana warga kita memiliki lahan pertanian, bukan untuk dimintai pajak jadi tenang saja ini untuk kepentingan kita bersama agar pertanian di Kota Depok terdata” tegas Nur Mahmudi Ismail.</p>
<p style="text-align: justify;">Foto Terkait:</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-large wp-image-31908" alt="IMG_0575[1]" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2013/03/IMG_057511-595x793.jpg" width="595" height="793" /></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-large wp-image-31903" alt="IMG_0566[1]" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2013/03/IMG_05661-595x446.jpg" width="595" height="446" /></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-large wp-image-31902" alt="IMG_0565[1]" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2013/03/IMG_05651-595x446.jpg" width="595" height="446" /></p>
<p style="text-align: justify;">(Diskominfo/Feny)</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/22/03/2013/pertanian-kota-depok/menuju-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2013">Menuju Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2013</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/22/03/2013/pertanian-kota-depok/menuju-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2013/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>From Depok to Medan Membumikan One Day No Rice di Indonesia</title>
		<link>http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2012 06:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Author 08</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Himbauan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=28937</guid>
		<description><![CDATA[Bertempat di Tiara Convention Center Medan (28/11), Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il kembali diundang oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk menjadi narasumber dalam pertemuan Koordinasi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia">From Depok to Medan Membumikan One Day No Rice di Indonesia</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000089" rel="attachment wp-att-28938"><img class="aligncenter size-large wp-image-28938" title="P1000089" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000089-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Bertempat di Tiara Convention Center Medan (28/11), Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il kembali diundang oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk menjadi narasumber dalam pertemuan Koordinasi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan. Kegiatan yang merupakan sarana komunikasi bagi seluruh propinsi di Indonesia ini diawali sambutan selamat datang oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Setyo Purwadi, MM dan dibuka secara resmi oleh Ir. Gayatri K Rana, M.Sc selaku Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Kementan RI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah hadir dalam pertemuan ini, mengingat Provinsi Sumatera Utara di saat yang sama akan me-<em>launching</em> Manggadong sebagai ikon diversifikasi pangan nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum memasuki sesi seminar, Pak Nur mendapatkan kehormatan untuk memberikan buku <em>One Day No Rice (</em>ODNR<em>) </em>kepada para narasumber dan perwakilan Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi di Indonesia. Pak Nur berharap, buku ini merupakan titik awal dalam proses pemahaman gerakan ODNR bagi seluruh pemangku kepentingan sebagai sebuah gerakan yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa ini.</p>
<p style="text-align: justify;"> Pada sesi utama seminar, 3 (tiga) orang narasumber ditampilkan untuk menyajikan paparan sesuai bidang keahliannya masing-masing. Pak Nur mendapatkan kesempatan pertama untuk menyampaikan secara gamblang terkait perkembangan gerakan ODNR di Kota Depok dalam upaya mendukung diversifikasi pangan nasional. Narasumber berikutnya, Dr. Drajat Martianto dari Institut Pertanian Bogor menyampaikan paparan terkait pengaruh zat gizi makro terhadap kualitas sumber daya manusia. Sebagai narasumber terakhir, ibu Soekatri, Phd dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) memaparkan terkait daftar komposisi bahan makanan dalam pengembangan konsumsi pangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam paparannya, Pak Nur secara konsisten terus mengingatkan bahwa gerakan ODNR ini tidak hanya penting dilihat dari perspektif kesehatan, akan tetapi mampu menggerakkan roda perekonomian nasional dalam bingkai ketahanan ekonomi nasional. Lebih lanjut, Pak Nur terus mendorong dan memberikan motivasi bagi seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia untuk bersama-sama membumikan gerakan ODNR, dengan mereplikasi gerakan ini secara massif sesuai dengan karakteristik daerahnya masing-masing, tiada lain untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan berdaulat di bidang pangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Seminar yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab berlangsung dengan sangat dinamis dan penuh interaksi dari seluruh peserta yang nota bene menangani ketahanan pangan di propinsinya masing-masing. Apresiasi sekaligus pujian pun dilontarkan oleh para penanya atas kesungguhan Depok dalam menjalankan gerakan ODNR hingga saat ini. Terlebih, gerakan ini secara langsung dihayati dan dipraktikkan sendiri oleh Pak Nur yang telah setahun lebih tidak mengkonsumsi nasi padi. Niat tulus dan aksi konkrit yang telah ditunjukkan oleh Pak Nur ini mendapat sambutan yang hangat dan positif, sekaligus berharap sosok seperti Pak Nur mampu ‘dikloning’ sebagai salah satu <em>prototype</em> pemimpin daerah yang peduli terhadap gerakan diversifikasi dan ketahanan pangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, seminar pun ditutup oleh Ibu Gayatri selaku moderator, yang kembali mengingatkan  bahwa pertemuan ini adalah sarana sosialisasi dan komunikasi untuk saling belajar dari para <em>champion</em> di tiap-tiap daerah untuk terus berkomitmen dalam membangun ketahanan pangan di daerahnya masing-masing. (fathir)</p>
<p>  <a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000054" rel="attachment wp-att-28944"><img class="aligncenter size-large wp-image-28944" title="P1000054" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000054-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000046" rel="attachment wp-att-28943"><img class="aligncenter size-large wp-image-28943" title="P1000046" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000046-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000051" rel="attachment wp-att-28942"><img class="aligncenter size-large wp-image-28942" title="P1000051" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000051-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000043" rel="attachment wp-att-28941"><img class="aligncenter size-large wp-image-28941" title="P1000043" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000043-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000103" rel="attachment wp-att-28940"><img class="aligncenter size-large wp-image-28940" title="P1000103" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000103-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/attachment/p1000085" rel="attachment wp-att-28939"><img class="aligncenter size-large wp-image-28939" title="P1000085" src="http://www.depok.go.id/berkas-unggah/2012/11/P1000085-595x446.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a></p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia">From Depok to Medan Membumikan One Day No Rice di Indonesia</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/29/11/2012/himbauan-pemerintah-kota-depok/from-depok-to-medan-membumikan-one-day-no-rice-di-indonesia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fasilitasi dan Pelatihan Petani Ikan Konsumsi dan Ikan Hias di Kec. Bojongsari</title>
		<link>http://www.depok.go.id/10/07/2012/pertanian-kota-depok/fasilitasi-dan-pelatihan-petani-ikan-konsumsi-dan-ikan-hias-di-kec-bojongsari-2</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/10/07/2012/pertanian-kota-depok/fasilitasi-dan-pelatihan-petani-ikan-konsumsi-dan-ikan-hias-di-kec-bojongsari-2#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jul 2012 05:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppid40</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[bojongsari]]></category>
		<category><![CDATA[ikan hias]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=25356</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mulai dari pra produksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran hasil perikanan anggota kelompok pembudidaya ikan konsumsi dan ikan hias, Kecamatan Bojongsari mengadakan sosialisasi dan... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/10/07/2012/pertanian-kota-depok/fasilitasi-dan-pelatihan-petani-ikan-konsumsi-dan-ikan-hias-di-kec-bojongsari-2">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/10/07/2012/pertanian-kota-depok/fasilitasi-dan-pelatihan-petani-ikan-konsumsi-dan-ikan-hias-di-kec-bojongsari-2">Fasilitasi dan Pelatihan Petani Ikan Konsumsi dan Ikan Hias di Kec. Bojongsari</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mulai dari pra produksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran hasil perikanan anggota kelompok pembudidaya ikan konsumsi dan ikan hias, Kecamatan Bojongsari mengadakan sosialisasi dan pelatihan bagi anggota GAPOKTAN yang merupakan produk unggulan dari Kecamatan Bojongsari, kegiatan ini dilaksanakan di RT. 03/02 Kelurahan Duren Mekar yang diikuti oleh lebih dari 100 orang peserta anggota GAPOKTAN, yang dihadiri pula oleh Perwakilan Anggota DPRD Dapil Sawangan Bojongsari &amp; Para lurah beserta aparatur Kec. Bojongsari dan LPM. Acara dibuka oleh Camat Bojongsari, dan bertindak sebagai narasumber dari Dinas Pertanian &amp; Perikanan serta Ketua KTNA Kec. Bojongsari. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan para petani ikan di Kecamatan Bojongsari dapat lebih meningkatkan hasil perikanan sehingga memiliki daya saing yang tinggi dan mampu meningkatkan perekonomian warga.</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/10/07/2012/pertanian-kota-depok/fasilitasi-dan-pelatihan-petani-ikan-konsumsi-dan-ikan-hias-di-kec-bojongsari-2">Fasilitasi dan Pelatihan Petani Ikan Konsumsi dan Ikan Hias di Kec. Bojongsari</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/10/07/2012/pertanian-kota-depok/fasilitasi-dan-pelatihan-petani-ikan-konsumsi-dan-ikan-hias-di-kec-bojongsari-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekelompok Wanita Kelurahan Duren Seribu Kembangkan Aloevera</title>
		<link>http://www.depok.go.id/30/10/2011/pertanian-kota-depok/sekelompok-wanita-kelurahan-duren-seribu-kembangkan-aloevera</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/30/10/2011/pertanian-kota-depok/sekelompok-wanita-kelurahan-duren-seribu-kembangkan-aloevera#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 08:18:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppid18</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=15057</guid>
		<description><![CDATA[Kelompok Wanita Tani Terpadu Prima Jaya Mandiri (PJM) Kelurahan Duren Seribu Kecamatan Bojongsari kembali menggalakkan tanaman aloevera (lidah buaya). kali ini tidak tanggung-tanggung sebanyak 3.000 bibit pohon lidah buaya ditanam... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/30/10/2011/pertanian-kota-depok/sekelompok-wanita-kelurahan-duren-seribu-kembangkan-aloevera">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/30/10/2011/pertanian-kota-depok/sekelompok-wanita-kelurahan-duren-seribu-kembangkan-aloevera">Sekelompok Wanita Kelurahan Duren Seribu Kembangkan Aloevera</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Kelompok Wanita Tani Terpadu Prima Jaya Mandiri (PJM) Kelurahan Duren Seribu Kecamatan Bojongsari kembali menggalakkan tanaman aloevera (lidah buaya). kali ini tidak tanggung-tanggung sebanyak 3.000 bibit pohon lidah buaya ditanam di lahan seluas 3.000 meter.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Sebenarnya luas lahan mencapai 1 hektare, namun kami mencoba menanam di areal 3.000 meter terlebih dulu. Ke depannya, tentunya lahan satu hektar ini akan kami tanami kembali&#8221; ujar Siti Isminah, ketua KWTT PJM ini.</p>
<p style="text-align: justify">KWT PJM yang beranggotakan lebih dari 10 orang tersebut sebelumnya memang telah membudidayakan lidah buaya namun dalam skala kecil. dengan sistem bagi hasil dengan pemilik tanah, kelompok tani yang telah berdiri beberapa tahun yang lalu ini memberanikan diri untuk mengembangkan budidaya lidah buaya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Selain membudidayakan lidah buaya, kelompok tani kami juga telah membudidayakan belut yang sampai saat ini terus berjalan. Mudah-mudahan budidaya lidah buaya tersebut akan berjalan lancar dan mampu menopang perekonomian para kelompok tani, &#8221; tandasnya.</p>
<p style="text-align: justify">Sementara itu, Lurah Duren Seribu Undang Hidayat mengaku bangga dengan inovasi kelompok tani yang berada di wilayahnya. Pasalnya, KWT tersebut telah melahirkan inovasi-inovasi terbaru di bidang pertanian.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Kami bangga setelah berhasil membudidayakan belut, kini KWT memulai inovasi baru membudidayakan lidah buaya. apa yang dilakukan oleh KWT PJM merupakan suatu pilot project untuk kategori lidah buaya&#8221;, jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify">Tidak hanya itu, Undang juga meminta kelompok tani yang berada di Depok agar dapat membudidayakan tanaman ini, karena manfaat lidah buaya sangat banyak.</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/30/10/2011/pertanian-kota-depok/sekelompok-wanita-kelurahan-duren-seribu-kembangkan-aloevera">Sekelompok Wanita Kelurahan Duren Seribu Kembangkan Aloevera</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/30/10/2011/pertanian-kota-depok/sekelompok-wanita-kelurahan-duren-seribu-kembangkan-aloevera/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Beternak Ikan di Studio Alam Depok</title>
		<link>http://www.depok.go.id/09/10/2011/pertanian-kota-depok/belajar-beternak-ikan-di-studio-alam-depok</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/09/10/2011/pertanian-kota-depok/belajar-beternak-ikan-di-studio-alam-depok#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 07:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ppid18</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=15048</guid>
		<description><![CDATA[Lembaga Pendidikan Kewirausahaan Syariah  (LPKS) Ulil Albab, yang terletak di jalan Saminten, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya Depok, melakukan kunjungan ke kelompok tani Bina Tenaga Inti Rakyat (BITIR), di kawasan jalan... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/09/10/2011/pertanian-kota-depok/belajar-beternak-ikan-di-studio-alam-depok">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/09/10/2011/pertanian-kota-depok/belajar-beternak-ikan-di-studio-alam-depok">Belajar Beternak Ikan di Studio Alam Depok</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><strong></strong>Lembaga Pendidikan Kewirausahaan Syariah  (LPKS) Ulil Albab, yang terletak di jalan Saminten, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya Depok, melakukan kunjungan ke kelompok tani Bina Tenaga Inti Rakyat (BITIR), di kawasan jalan Studio Alam, Gang Persahabatan Ujung RT 01/010, Kampung Cikupa Kecamatan Sukmajaya.</p>
<p style="text-align: justify">Kunjungan ini merupakan salah satu materi praktik untuk Jurusan Kewirausahaan di lembaga yang berdiri sudah setahun ini. Ke-15 mahasiswa LPKS tersebut datang untuk mempelajari bagaimana Rudi Murodi sebagai ketua BITIR, beternak ikan. “Sesuai dengan pola pendidikan kami, yakni 30 persen praktik. Kami langsung turun ke lapangan untuk melihat bagaimana menernak ikan dengan baik,” ucap Pimpinan LPKS Ulil Albab, Ali Muhli.</p>
<p style="text-align: justify">Ali – sapaannya – menuturkan, kegiatan praktik lapangan ini dilakukan sebulan sekali untuk semua jurusan yang ada di LPKS Ulil Albab. Dengan harapan, para mahasiswanya jika lulus nanti bisa mengembangkan dirinya di berbagai usaha.</p>
<p style="text-align: justify">“Kami ingin para mahasiswanya bisa membuat usaha yang bisa menambah penghasilan setelah lulus nanti. Semua jurusan di Ulil Albab, melakukan praktik lapangan setiap sebulan sekali. Jadi, setelah diberikan teori, mereka bisa segera mempraktikkannya,”terangnya.</p>
<p style="text-align: justify">Sementara itu, Ketua BITIR, Rudi Murodi dengan ikhlasnya mau berbagi ilmu dengan semua siswa yang mayoritas sudah berkeluarga itu. Ia menerangkan makanan yang baik untuk ikan, dan yang harus dihindari agar ikan cepat besar.</p>
<p style="text-align: justify">“Jangan memberikan makanan nasi kepada ikan. Karena kandungan yang ada di nasi, hanya karbohidrat, tidak ada proteinnya. Dan juga, airnya juga menjadi cepat berbau,”tuturnya. Rudi juga memperkenalkan obat-obat yang baik untuk tanaman-tanaman. Salah satunya adalah mikroorganisme lokal.</p>
<p style="text-align: justify">
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/09/10/2011/pertanian-kota-depok/belajar-beternak-ikan-di-studio-alam-depok">Belajar Beternak Ikan di Studio Alam Depok</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/09/10/2011/pertanian-kota-depok/belajar-beternak-ikan-di-studio-alam-depok/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Distankan : Pasar Cisalak Surplus Daging Sapi</title>
		<link>http://www.depok.go.id/06/08/2011/pertanian-kota-depok/distankan-pasar-cisalak-surplus-daging-sapi</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/06/08/2011/pertanian-kota-depok/distankan-pasar-cisalak-surplus-daging-sapi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2011 05:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dppka01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=13859</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu memasuki Ramadhan, pasokan daging sapi dipasar tradisional masih tetap stabil. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Depok, Widyati Riandani. Widyati mengatakan, berdasarkan data yang masuk,... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/06/08/2011/pertanian-kota-depok/distankan-pasar-cisalak-surplus-daging-sapi">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/06/08/2011/pertanian-kota-depok/distankan-pasar-cisalak-surplus-daging-sapi">Distankan : Pasar Cisalak Surplus Daging Sapi</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Seminggu memasuki Ramadhan, pasokan daging sapi dipasar tradisional masih tetap stabil. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Depok, Widyati Riandani. Widyati mengatakan, berdasarkan data yang masuk, omset penjualan dan pasokan daging sapi tertinggi ditempati Pasar Cisalak. Pasalnya, dipasar tersebut pasokan sapi perharinya mencapai 30 ekor dengan omset penjualan sebesar 1.900 kilo yang diberikan kepada 38 pedagang. Angka tersebut diikuti Pasar Agung dengan omset sebesar 1.200 kilo perharinya, dari sebanyak 12 pedagang. Sementara omset penjualan sapi terendah ditempati Pasar Pal yang hanya menjual 60 kilo per hari, dari dua orang pedagang.</p>
<p style="text-align: justify">Pasokan daging sapi ke pasar tradisional akan dilakukan dengan baik setiap harinya. Pasokan daging sepenuhnya ditanggung Rumah Potong Hewan (RPH) Tapos dan Pancoranmas. Perbedaan jumlah pasokan daging sapi disesuaikan dengan pangsa pasar tersendiri. Pasar Cisalak memang banyak memiliki pelanggan setia dalam hal pembelian daging sapi. Bahkan, beberapa pasar di Jakarta Timur juga mendapat pasokan dari Kota Depok. “Pasar Cisalak memang yang paling banyak mendapat pasokan daging sapi,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify">Ia mengemukakan, RPH Tapos setiap harinya bisa memotong sebanyak 60 ekor sapi. Angka tersebut diperkirakan bakal mengalami kenaikan dua hingga tiga kali lipat pada hari besar seperti sehari jelang puasa dan dua hari jelang lebaran. Selama Ramadhan, distankan memang telah memprediksi, kebutuhan daging sapi warga Depok bisa mencapai 4,5 ton. Angka tersebut nantinya kembali naik tiga kali lipat menjadi 10 ton pada hari lebaran.</p>
<p style="text-align: justify">Bagi masyarakat, daging sapi memang menjadi pilihan utama saat bulan puasa tiba jika dibandingkan daging lainnya. Pasokan daging ayam selama puasa diperkirakan mencapai 15 ribu ekor dan akan naik menjadi 30 ribu ekor saat lebaran. Pihak jajaran distankan sendiri akan lebih mengawasi dengan ketat seluruh peredaran daging di Kota Depok guna mengawasi masuknya daging gelonggongan atau daging yang tidak layak lainnya.<strong></strong></p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/06/08/2011/pertanian-kota-depok/distankan-pasar-cisalak-surplus-daging-sapi">Distankan : Pasar Cisalak Surplus Daging Sapi</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/06/08/2011/pertanian-kota-depok/distankan-pasar-cisalak-surplus-daging-sapi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lurah Cimpaeun Bangun Kolam Lele Sebagai Proyek Percontohan</title>
		<link>http://www.depok.go.id/02/08/2011/pertanian-kota-depok/lurah-cimpaeun-bangun-kolam-lele-sebagai-proyek-percontohan</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/02/08/2011/pertanian-kota-depok/lurah-cimpaeun-bangun-kolam-lele-sebagai-proyek-percontohan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 07:35:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dppka01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=13855</guid>
		<description><![CDATA[Kelurahan Cimpaeun, membuat kolam lele dengan ukuran 15&#215;7 meter tepat dibelakang kantor kelurahan. Sekitar 1500 ikan lele jenis sangkuriang dan dumbo ditebar dalam kolam itu. Hal tersebut, karena Cimpaeun terpilih... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/02/08/2011/pertanian-kota-depok/lurah-cimpaeun-bangun-kolam-lele-sebagai-proyek-percontohan">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/02/08/2011/pertanian-kota-depok/lurah-cimpaeun-bangun-kolam-lele-sebagai-proyek-percontohan">Lurah Cimpaeun Bangun Kolam Lele Sebagai Proyek Percontohan</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><strong></strong>Kelurahan Cimpaeun, membuat kolam lele dengan ukuran 15&#215;7 meter tepat dibelakang kantor kelurahan. Sekitar 1500 ikan lele jenis sangkuriang dan dumbo ditebar dalam kolam itu. Hal tersebut, karena Cimpaeun terpilih sebagai proyek percontohan Kelurahan perikanan. Lurah Cimpaeun, Suryana Yusuf mengatakan, dibuatnya kolam lele sebagai percontohan kepada masyarakat yang ingin menjadi peternak lele. “Kolam ini juga bisa menjadi tambahan perekonomian kelurahan,” ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify">Lebih lanjut ia menuturkan, kolam lele ini juga sekaligus memanfaatkan lahan kosong yang ada dikelurahan. Apalagi, tanah tersebut adalah tanah pemerintah. Jadi, bebas digunakan untuk keperluan kelurahan. “Kolam tersebut dibuat dari terpal dipinggirnya, dan didasarnya tanah alami dengan kedalaman satu meter,”jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify">Kolam itu berguna menjadi tempat penyegaran staf kelurahan yang sedang suntuk. Karena, menurutnya, daripada harus keluar kantor untuk mencari hiburan, lebih baik bila hiburannya ada dikantornya sendiri. “Rasanya nyaman duduk, sembari memberi makan lele dibawah pohon pisang,” katanya. Ia mengutarakan, programnya menjadikan Kelurahan Cimpaeun dinilai berhasil, itu terbukti dari awalnya hanya ada lima petani lele, kini sudah ada 30 petani lele dan belut yang ada Kelurahan Cimpaeun. “Dari 21 RW yang ada di Kelurahan Cimpaeun, hamper diseluruh RW sudah ada peternak  lele dan belut,” tegasnya.</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/02/08/2011/pertanian-kota-depok/lurah-cimpaeun-bangun-kolam-lele-sebagai-proyek-percontohan">Lurah Cimpaeun Bangun Kolam Lele Sebagai Proyek Percontohan</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/02/08/2011/pertanian-kota-depok/lurah-cimpaeun-bangun-kolam-lele-sebagai-proyek-percontohan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah Pemotongan Hewan Tapos Tambah Fungsi IPAL</title>
		<link>http://www.depok.go.id/24/07/2011/pertanian-kota-depok/rumah-pemotongan-hewan-tapos-tambah-fungsi-ipal</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/24/07/2011/pertanian-kota-depok/rumah-pemotongan-hewan-tapos-tambah-fungsi-ipal#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 05:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dppka01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=10680</guid>
		<description><![CDATA[Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dinas Peternakan dan Perikanan (Distankan) Kota Depok Kecamatan Tapos, akan dijadikan RPH Regional, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)-nya akan ditingkatkan fungsinya. Hal tersebut disampaikan Kepala RPH... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/24/07/2011/pertanian-kota-depok/rumah-pemotongan-hewan-tapos-tambah-fungsi-ipal">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/24/07/2011/pertanian-kota-depok/rumah-pemotongan-hewan-tapos-tambah-fungsi-ipal">Rumah Pemotongan Hewan Tapos Tambah Fungsi IPAL</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dinas Peternakan dan Perikanan (Distankan) Kota Depok Kecamatan Tapos, akan dijadikan RPH Regional, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)-nya akan ditingkatkan fungsinya. Hal tersebut disampaikan Kepala RPH Distankan Kota Depok, Alvian. Menurutnya, IPAL yang dibangun pada tahun 2009 ini, debit atau daya tampungnya akan ditambah. Dimana, saat ini hanya mampu menampung 170 meter kibik, menjadi 600 sampai 700 meter kibik.</p>
<p style="text-align: justify">Selain meningkatkan debit, pihaknya juga akan menambah sistem baru, yakni sistem An Aerob. Dimana proses penguraian limbahnya, diolah dengan bakteri yang dikombinasikan dengan system Ozoniasi. Limbah air yang dihasilkan  bisa dimanfaatkan lagi. Contohya untuk membersihkan kandang sapi. Dengan begitu bisa mengurangi kebutuhan air di RPH. Rencana tersebut akan direalisasikan tahun ini. Limbahnya akan difermentasi oleh bakteri sehingga akan terpisah antara air dan cairan, yang kental seperti darah. Selanjutnya, diolah lagi dengan bantuan blower, cairannya di urai atau jernihkan.</p>
<p style="text-align: justify">“Limbah tersebut selalu ada setiap hari selama ada pemotongan,” tuturnya. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan, tiap sapi minimal bisa menghasilkan limbah satu liter. Limbah sapi itu terdiri dari limbah cair dan limbah gas. Dimana limbah gas merupakan hasil pembakaran limbah padat.</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/24/07/2011/pertanian-kota-depok/rumah-pemotongan-hewan-tapos-tambah-fungsi-ipal">Rumah Pemotongan Hewan Tapos Tambah Fungsi IPAL</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/24/07/2011/pertanian-kota-depok/rumah-pemotongan-hewan-tapos-tambah-fungsi-ipal/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Distankan Targetkan Omset RPH Naik Tahun Ini</title>
		<link>http://www.depok.go.id/05/07/2011/pertanian-kota-depok/distankan-targetkan-omset-rph-naik-tahun-ini</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/05/07/2011/pertanian-kota-depok/distankan-targetkan-omset-rph-naik-tahun-ini#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 03:49:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dppka01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=12098</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Depok optimis pemasukan dari Rumah Potong Hewan (RPH) pada tahun ini akan meningkat. Kepala Distankan Kota Depok, Eka Bachtiar mengatakan, hal itu berdasarkan pemasukan... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/05/07/2011/pertanian-kota-depok/distankan-targetkan-omset-rph-naik-tahun-ini">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/05/07/2011/pertanian-kota-depok/distankan-targetkan-omset-rph-naik-tahun-ini">Distankan Targetkan Omset RPH Naik Tahun Ini</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Depok optimis pemasukan dari Rumah Potong Hewan (RPH) pada tahun ini akan meningkat. Kepala Distankan Kota Depok, Eka Bachtiar mengatakan, hal itu berdasarkan pemasukan pada semester awal tahun ini, yakni sebesar Rp 132 juta atau sekitar 46 persen dari target 2011 yang mencapai Rp 271 juta. Angka tersebut jelas mengalami peningkatan dibanding 2010 yang mencapai target Rp 224 juta dari target yang sebesar Rp 220 juta.</p>
<p style="text-align: justify">Ia mengatakan, angka tersebut disinyalir akan terus mengalami peningkatan pada semester dua tahun ini. Karena, bulan depan akan memesuki bulan Ramadhan, dan dipastikan omset RPH akan mengalami pelonjakan. Selain itu, setiap musim kenaikan angka potong hewan selalu naik ketika semester dua. Untuk itu, dalam menyambut bulan Ramadhan pihaknya akan gencar mempersiapkan RPH, sehingga para konsumen tidak kecewa.”Omset RPH sepertinya akan meningkat,”ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify">Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) kota Depok ini menuturkan, hingga kini Distankan masih memberlakukan system lama, dimana setiap satu ekor sapi akan dikenakan biaya potong sebesar Rp 13 ribu rupiah. Mendatang, ketika revisi Peraturan Daerah (Perda), Pemkot Berencana akan menaikan harga potong hewan, yakni sebesar Rp 25 ribu. Hingga kini, aturan tersebut masih berada di Departemen Dalam Negeri (Depdagri), dan rencananya tahun ini akan digulirkan. “Kami masih menunggu pusat saja,”ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify">Ia mengatakan, pemberlakuan angka tersebut dinilai wajar,karena untuk membuat revisi tersebut, distankan telah melakukan survey tentang daya beli masyarakat. Hal itu setelah pemkot lebih memilih menggunakan sapi local seperti dari Bali dan Nusatenggara Barat (NTB) ketimbang sapi impor. Daya beli masyarakat dinilai masih mampu. Kenaikan itu, sebagai bentuk memelihara RPH yang biaya perawastannya mengalami penyesuaian. “Angka tersebut masih wajar kok,”singkatnya.</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/05/07/2011/pertanian-kota-depok/distankan-targetkan-omset-rph-naik-tahun-ini">Distankan Targetkan Omset RPH Naik Tahun Ini</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/05/07/2011/pertanian-kota-depok/distankan-targetkan-omset-rph-naik-tahun-ini/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanam Cabe Untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan</title>
		<link>http://www.depok.go.id/21/06/2011/pertanian-kota-depok/tanam-cabe-untuk-optimalisasi-lahan-pekarangan</link>
		<comments>http://www.depok.go.id/21/06/2011/pertanian-kota-depok/tanam-cabe-untuk-optimalisasi-lahan-pekarangan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jun 2011 08:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dppka01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depok.go.id/?p=11698</guid>
		<description><![CDATA[Ibu-ibu dari Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter) Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter) Kelurahan Cipayung Jaya, Pondok Jaya dan Cipayung menanam Cabai bersama kemarin. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan... <a class="meta-more" href="http://www.depok.go.id/21/06/2011/pertanian-kota-depok/tanam-cabe-untuk-optimalisasi-lahan-pekarangan">Baca Selengkapnya <span class="meta-nav">&#187;</span></a><p><a href="http://www.depok.go.id/21/06/2011/pertanian-kota-depok/tanam-cabe-untuk-optimalisasi-lahan-pekarangan">Tanam Cabe Untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Ibu-ibu dari Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter) Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter) Kelurahan Cipayung Jaya, Pondok Jaya dan Cipayung menanam Cabai bersama kemarin. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Peternakan, Kecamatan Cipayung Anis Ahmaliah menuturkan, pelatihan ini merupakan program Kementrian Pertanian RI yang untuk Ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Gerakan Perempuan Optimalisasi Lahan Perkarangan (GPOP).</p>
<p style="text-align: justify">Anis –pangggilan akrabnya- menjelaskan pelatihan itu, berkaitan dengan budidaya cabe dan pembuatan pupuk organik. Saat pelatihan langsung diberi pohon cabe yang telah ditanam dalam polibek. “Pesertanya kami beritahu tentang pengendalian hamanya,”ujarnya. Dia mengungkapkan, kalau program budidaya cabe ini, khusus untuk perkotaan. Apalagi, cabe ini, harganya tinggi menjelang puasa. Sehingga bisa menjadi solusi ekonomis buat kelurga, dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.</p>
<p style="text-align: justify">Ia berharap program ini, bisa berkelanjutan tidak hanya terbatas pada anggota GPOP.”Nanti, kalau sudah berbuah cabenya, bisa dikembangkan kepada yang lainnya,”terangnya. Lurah Boponter Ade Effendi berharap dengan adanya program ini, Boponter bisa swasembada cabe. Untuk itu warga diminta menanam pohon cabe tersebut. “Kami berharap ini bisa jadi sumber penghasilan masyarakat,”pungkasnya.</p>
<p><a href="http://www.depok.go.id/21/06/2011/pertanian-kota-depok/tanam-cabe-untuk-optimalisasi-lahan-pekarangan">Tanam Cabe Untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan</a> adalah berita dari : <a href="http://www.depok.go.id">Situs Pemerintah Kota Depok</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depok.go.id/21/06/2011/pertanian-kota-depok/tanam-cabe-untuk-optimalisasi-lahan-pekarangan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
