An. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok

Sekretaris,

Drs. ZAMROWI, M.Si

NIP.19660607 198610 1 005

Data selengkapnya terlampir.

============================================================================================================================================================== Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, tanggal  5 Nopember 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut : I.PERKEMBANGAN HARGA : Harga Cabe Merah dan Bawang Merah terus bergerak naik dari hasil pantauan di awal bulan November 2010. Kenaikan kedua komoditi bahan pokok ini masih disebabkan oleh anomali cuaca yang terjadi saat ini. Harga kedua bahan pokok tersebut saat ini:

  1. Cabe merah, mengalami kenaikan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 18.867,-/kg menjadi Rp 20.571,-/kg.
  2. Bawang merah, kembali naik  dari harga rata-rata sebelumnya Rp 19.429,-/kg menjadi Rp 19.857,-/kg.

Sementara itu harga kebutuhan pokok lainnya relatif stabil. II. KETERSEDIAAN : Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 5 November 2010 cukup, tidak ada satu pun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan, meskipun ada penurunan suppply akibat curah hujan yang terjadi saat ini. Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

KEPALA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA DEPOK

Dr. ISKANDAR RAIS, M.Si Pembina Utama Muda/IV C NIP.19551103 198003 1 006

Data selengkapnya terlampir.

—————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————-

Perkembangan Harga Kebutuhan Pokok di Kota Depok  Bulan Oktober

Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, tanggal 13 Agustus 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut :

I.PERKEMBANGAN HARGA :

Harga kebutuhan pokok pada H+3 di Bulan Suci Ramadhan 1431 H, mengalami fluktuatif, ada yang naik adapula yang turun. Beberapa komoditi bahan pokok yang naik, diantaranya :

1.Komoditi hasil pertanian dan peternakan, seperti :

a.  Beras IR 64 II (sedang), kembali naik dari harga rata-rata Rp 6.329,-/kg menjadi Rp 6.571,-/kg. Naiknya harga beras ini disebabkan oleh supply yang masuk tidak banyak, karena panen yang dilakukan bersifat sporadic dan di sebagian sentra penghasil beras, baru mulai menanam.

b.  Daging sapi, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 62.429,-/kg menjadi Rp 64.429,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan adanya peningkatan permintaan menjelang Bulan Suci ramadhan 1431 H.

c.  Daging Ayam Broiler, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 28.714,-/kg menjadi Rp 29.429,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan oleh adanya pembatasan pembelian bibit ayam (DOC), serta kenaikan harga pakan ternak.

2.Komoditi hasil industry, seperti :

a.  Gula pasir local, naik dari harga rata-rata Rp 10.786,-/kg menjadi Rp 10.929,-/kg.  Naiknya harga gula pasir ini masih disebabkan oleh kenaikan ongkos produksi sebagai dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), serta adanya permintaan yang cukup tinggi.

b.  Minyak goreng curah, naik dari harga rata-rata Rp 9.357,-/kg menjadi Rp 9.500,-/kg. Naiknya harga minyak goreng curah ini juga disebabkan oleh adanya kenaikan ongkos produksi sebagai dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), serta adanya permintaan yang cukup tinggi.

Sementara itu komoditi bahan pokok yang mengalami penurunan harga, adalah komoditi hasil pertanian, seperti :

  1. Cabe merah, mengalami penurunan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 37.857,-/kg menjadi Rp 36.288,-/kg. Turunnya harga cabe merah ini disebabkan oleh supply yang masuk sudah mulai banyak karena cuaca yang sudah mulai normal.
  2. Bawang merah, mengalami penurunan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 14.286,-/kg menjadi Rp 13.000,-/kg. Turunnya harga bawang merah ini juga disebabkan oleh supply yang masuk sudah mulai banyak karena cuaca yang sudah mulai normal.

II. KETERSEDIAAN :

Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 13 Agustus 2010 cukup, tidak ada satu pun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan.

Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

Data selengkapnya terlampir.

—————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————-

Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, tanggal 6 Agustus 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut :

I.PERKEMBANGAN HARGA :

Harga kebutuhan pokok pada H-5 menjelang Bulan Suci Ramadhan 1431 H, bergerak naik, diantaranya :

1.   Komoditi hasil pertanian dan peternakan, seperti :

a.  Beras IR 64 II (sedang), naik dari harga rata-rata Rp 6.071,-/kg menjadi Rp 6.371,-/kg. Naiknya harga beras ini disebabkan oleh supply yang masuk berkurang karena anomaly cuaca yang masih terjadi, sehingga di beberapa daerah mengalami gagal panen sementara, saat ini permintaaan tinggi.

b.  Daging sapi, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 61.571,-/kg menjadi Rp 61.429,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan adanya peningkatan permintaan menjelang Bulan Suci ramadhan 1431 H.

c.   Daging Ayam Broiler, mengalami kenaikan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 27.571,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan oleh: adanya pembatasan pembelian bibit ayam (DOC), serta kenaikan harga pakan ternak.

d.   Cabe merah, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 33.714,-/kg menjadi Rp 37.857,-/kg. Naiknya harga cabe merah ini disebabkan oleh supply yang masuk bekurang karena adanya anomaly cuaca yang masih terjadi di daerah sentra kawasan penghasil cabe merah.

2.Untuk komoditi hasil industry yang mengalami kenaikan adalah gula pasir (local), naik dari harga rata-   rata-rata Rp 10.714,-/kg menjadi Rp 10.786,-/kg. Naiknya harga gula pasir ini disebabkan oelh dampak kenaikan Tarif Dasar listrik (TDL) yang berpengaruh terhadap kenaikan ongkos produksi, disertai saat ini mulai terjadi permintaan yang cukup tinggi.

3.Sementara itu untuk bahan penting lainnya, sepeti : bahan bangunan, pupuk, bahan bakar minyak (BBM) serta gas, masih stabil.

II. KETERSEDIAAN :

Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 6 Agustus 2010 cukup, tidak ada satu pun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan.

Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

Data selengkapnya terlampir.

———————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————– Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok, bahan bangunan dan barang penting lainnya di pasar tradisional, tanggal 9 Juli 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut : I. PERKEMBANGAN HARGA : Memasuki minggu II bukan Juli 2010, harga kebutuhan pokok terus bergerak naik, terutama komoditi hasil pertanian. Sementara itu untuk komoditi hasil industry cenderung stabil. Harga rata – rata kebutuhan pokok hasil pemantauan tanggal 9 Juli 2010 di beberapa pasar tradisional di Kota Depok, diantaranya : a.Beras jenis IR 64 II, naik dari harga rata – rata Rp 5.814,-/kg menjadi Rp 6.114,-/kg. Kenaikan harga beras ini disebabkan oleh berkurangnya supply yang masuk karena : •  Berakhirnya panen raya, dan saat ini sedang musim tanam, sehingga berpengaruh terhadap Supply. • Adanya anomaly cuaca yang terjadi saat ini dan juga berpengaruh terhadap tanaman padi Serta distribusi. b.Cabe Merah, kembali naik dari harga rata-rata Rp 40.000,-/kg menjadi Rp 42.429,-/kg. Kenaikan ini masih disebabkan oleh : • Anomali cuaca, dan berdampak terhadap supply yang masuk • Terganggunya jalur distribusi barang, akibat adanya perbaikan dimana-mana. Sementara itu untuk komoditi bahan pokok lainnya stabil. II. KETERSEDIAAN : Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 9 Juli 2010   cukup, Tidak ada satupun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan. Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut. Data selengkapnya terlampir.

____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersedian dan perkembangan harga kebutuhan pokok, bahan bangunan dan barang penting lainnya di pasar tradisional , tanggal 19 Maret 2010 , dengan ini disampaikan sebagai berikut :

I.Perkembangan Harga

Harga Kebutuhan pokok berdasarkan hasil pemantauan tanggal 19 Maret 2010 dibandingkan dengan minggu lalu cenderung stabil .komoditi bahan pokok yang mengalami penurunan harga diantaranya :

  1. Beras jenis IR 64 II , kembali turun dari harga rata – rata Rp.5.657;/kg menjadi Rp.5.529;/kg.penurunan harga beras ini disebabkan oleh supply yang masuk mulai banyak karena saat ini di beberapa sentra produksi pada masih panen raya.
  2. Minyak goreng Curah , turun dari harga rata – rata Rp.9.214;/kg menjadi Rp.9.143;/kg .penurunan ini disebabkan oleh supply yang masuk mulai banyak karena jalur distribusi sudah mulai lancer
  3. Cabe Merah, kembali turun dari harga rata – rata Rp.13.143;/kg menjadi Rp.9.571;/kg.turunnya harga cabe Merah ini disebabkan juga oleh supply yang masuk banyak dikarenakan juga saat ini masih panen raya.

Sementara itu komoditi bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya :

Telur ayam broiler ,kembali naik dari harga rata – rata Rp.12.821;/kg menjadi Rp.13.036;/kg.kenaikan harga telur ayam Broiler ini juga disebabkan oleh adanya peningkatan permintaan karena saat ini masih dalam perayaan hari besar keagamaan , sementar supply yang masuk tetap. Data selengkapnya terlampir.

indag1 001= indag22 001= indag3 001   ========================================================================================================= Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok, bahan bangunan dan barang penting lainnya di pasar tradisional, tanggal 19 November 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut : I. PERKEMBANGAN HARGA : Harga kebutuhan pokok di minggu III bulan November 2010, mengalami kenaikan, terutama komoditi hasil pertanian. Kenaikan ini masih disebabkan oleh anomaly cuaca yang terjadi, sehingga berdampak terhadap berkurangnya supply yang masuk. Harga kebutuhan pokok hasil pantauan tanggal 19 November 2010 diantaranya : a.Beras jenis IR 64 II, naik dari harga rata – rata sebelumnya Rp 6.657,-/kg menjadi Rp 6.686,-/kg. b.Cabe Merah, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 22.714,-/kg menjadi Rp 26.143,-/kg. c.Bawang Merah, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 20.143,-/kg menjadi Rp 21.857,-/kg. Kenaikan ini juga disebabkan oleh supply yang masuk sedikit, juga dikarenakan anomali cuaca yang terjadi saat ini. II. KETERSEDIAAN : Meskipun mengalami kenaikan, ketersediaan  bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal  19 November 2010   cukup. Tidak ada satupun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan. Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

An. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok

Sekretaris,

Drs. ZAMROWI, M.Si

NIP.19660607 198610 1 005

Data selengkapnya terlampir.

============================================================================================================================================================== Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, tanggal  5 Nopember 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut : I.PERKEMBANGAN HARGA : Harga Cabe Merah dan Bawang Merah terus bergerak naik dari hasil pantauan di awal bulan November 2010. Kenaikan kedua komoditi bahan pokok ini masih disebabkan oleh anomali cuaca yang terjadi saat ini. Harga kedua bahan pokok tersebut saat ini:

  1. Cabe merah, mengalami kenaikan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 18.867,-/kg menjadi Rp 20.571,-/kg.
  2. Bawang merah, kembali naik  dari harga rata-rata sebelumnya Rp 19.429,-/kg menjadi Rp 19.857,-/kg.

Sementara itu harga kebutuhan pokok lainnya relatif stabil. II. KETERSEDIAAN : Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 5 November 2010 cukup, tidak ada satu pun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan, meskipun ada penurunan suppply akibat curah hujan yang terjadi saat ini. Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

KEPALA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA DEPOK

Dr. ISKANDAR RAIS, M.Si Pembina Utama Muda/IV C NIP.19551103 198003 1 006

Data selengkapnya terlampir.

—————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————-

Perkembangan Harga Kebutuhan Pokok di Kota Depok  Bulan Oktober

Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, tanggal 13 Agustus 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut :

I.PERKEMBANGAN HARGA :

Harga kebutuhan pokok pada H+3 di Bulan Suci Ramadhan 1431 H, mengalami fluktuatif, ada yang naik adapula yang turun. Beberapa komoditi bahan pokok yang naik, diantaranya :

1.Komoditi hasil pertanian dan peternakan, seperti :

a.  Beras IR 64 II (sedang), kembali naik dari harga rata-rata Rp 6.329,-/kg menjadi Rp 6.571,-/kg. Naiknya harga beras ini disebabkan oleh supply yang masuk tidak banyak, karena panen yang dilakukan bersifat sporadic dan di sebagian sentra penghasil beras, baru mulai menanam.

b.  Daging sapi, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 62.429,-/kg menjadi Rp 64.429,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan adanya peningkatan permintaan menjelang Bulan Suci ramadhan 1431 H.

c.  Daging Ayam Broiler, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 28.714,-/kg menjadi Rp 29.429,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan oleh adanya pembatasan pembelian bibit ayam (DOC), serta kenaikan harga pakan ternak.

2.Komoditi hasil industry, seperti :

a.  Gula pasir local, naik dari harga rata-rata Rp 10.786,-/kg menjadi Rp 10.929,-/kg.  Naiknya harga gula pasir ini masih disebabkan oleh kenaikan ongkos produksi sebagai dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), serta adanya permintaan yang cukup tinggi.

b.  Minyak goreng curah, naik dari harga rata-rata Rp 9.357,-/kg menjadi Rp 9.500,-/kg. Naiknya harga minyak goreng curah ini juga disebabkan oleh adanya kenaikan ongkos produksi sebagai dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), serta adanya permintaan yang cukup tinggi.

Sementara itu komoditi bahan pokok yang mengalami penurunan harga, adalah komoditi hasil pertanian, seperti :

  1. Cabe merah, mengalami penurunan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 37.857,-/kg menjadi Rp 36.288,-/kg. Turunnya harga cabe merah ini disebabkan oleh supply yang masuk sudah mulai banyak karena cuaca yang sudah mulai normal.
  2. Bawang merah, mengalami penurunan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 14.286,-/kg menjadi Rp 13.000,-/kg. Turunnya harga bawang merah ini juga disebabkan oleh supply yang masuk sudah mulai banyak karena cuaca yang sudah mulai normal.

II. KETERSEDIAAN :

Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 13 Agustus 2010 cukup, tidak ada satu pun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan.

Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

Data selengkapnya terlampir.

—————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————-

Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, tanggal 6 Agustus 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut :

I.PERKEMBANGAN HARGA :

Harga kebutuhan pokok pada H-5 menjelang Bulan Suci Ramadhan 1431 H, bergerak naik, diantaranya :

1.   Komoditi hasil pertanian dan peternakan, seperti :

a.  Beras IR 64 II (sedang), naik dari harga rata-rata Rp 6.071,-/kg menjadi Rp 6.371,-/kg. Naiknya harga beras ini disebabkan oleh supply yang masuk berkurang karena anomaly cuaca yang masih terjadi, sehingga di beberapa daerah mengalami gagal panen sementara, saat ini permintaaan tinggi.

b.  Daging sapi, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 61.571,-/kg menjadi Rp 61.429,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan adanya peningkatan permintaan menjelang Bulan Suci ramadhan 1431 H.

c.   Daging Ayam Broiler, mengalami kenaikan dari harga rata-rata sebelumnya Rp 27.571,-/kg. Naiknya harga daging sapi ini disebabkan oleh: adanya pembatasan pembelian bibit ayam (DOC), serta kenaikan harga pakan ternak.

d.   Cabe merah, kembali naik dari harga rata-rata sebelumnya Rp 33.714,-/kg menjadi Rp 37.857,-/kg. Naiknya harga cabe merah ini disebabkan oleh supply yang masuk bekurang karena adanya anomaly cuaca yang masih terjadi di daerah sentra kawasan penghasil cabe merah.

2.Untuk komoditi hasil industry yang mengalami kenaikan adalah gula pasir (local), naik dari harga rata-   rata-rata Rp 10.714,-/kg menjadi Rp 10.786,-/kg. Naiknya harga gula pasir ini disebabkan oelh dampak kenaikan Tarif Dasar listrik (TDL) yang berpengaruh terhadap kenaikan ongkos produksi, disertai saat ini mulai terjadi permintaan yang cukup tinggi.

3.Sementara itu untuk bahan penting lainnya, sepeti : bahan bangunan, pupuk, bahan bakar minyak (BBM) serta gas, masih stabil.

II. KETERSEDIAAN :

Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 6 Agustus 2010 cukup, tidak ada satu pun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan.

Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut.

Data selengkapnya terlampir.

———————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————– Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok, bahan bangunan dan barang penting lainnya di pasar tradisional, tanggal 9 Juli 2010, dengan ini disampaikan sebagai berikut : I. PERKEMBANGAN HARGA : Memasuki minggu II bukan Juli 2010, harga kebutuhan pokok terus bergerak naik, terutama komoditi hasil pertanian. Sementara itu untuk komoditi hasil industry cenderung stabil. Harga rata – rata kebutuhan pokok hasil pemantauan tanggal 9 Juli 2010 di beberapa pasar tradisional di Kota Depok, diantaranya : a.Beras jenis IR 64 II, naik dari harga rata – rata Rp 5.814,-/kg menjadi Rp 6.114,-/kg. Kenaikan harga beras ini disebabkan oleh berkurangnya supply yang masuk karena : •  Berakhirnya panen raya, dan saat ini sedang musim tanam, sehingga berpengaruh terhadap Supply. • Adanya anomaly cuaca yang terjadi saat ini dan juga berpengaruh terhadap tanaman padi Serta distribusi. b.Cabe Merah, kembali naik dari harga rata-rata Rp 40.000,-/kg menjadi Rp 42.429,-/kg. Kenaikan ini masih disebabkan oleh : • Anomali cuaca, dan berdampak terhadap supply yang masuk • Terganggunya jalur distribusi barang, akibat adanya perbaikan dimana-mana. Sementara itu untuk komoditi bahan pokok lainnya stabil. II. KETERSEDIAAN : Ketersediaan bahan kebutuhan pokok, berdasarkan hasil pantauan tanggal 9 Juli 2010   cukup, Tidak ada satupun komoditi bahan pokok yang mengalami kelangkaan. Demikian, laporan yang dapat kami sampaikan untuk menjadi bahan lebih lanjut. Data selengkapnya terlampir.

____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Berdasarkan hasil monitoring mengenai ketersedian dan perkembangan harga kebutuhan pokok, bahan bangunan dan barang penting lainnya di pasar tradisional , tanggal 19 Maret 2010 , dengan ini disampaikan sebagai berikut :

I.Perkembangan Harga

Harga Kebutuhan pokok berdasarkan hasil pemantauan tanggal 19 Maret 2010 dibandingkan dengan minggu lalu cenderung stabil .komoditi bahan pokok yang mengalami penurunan harga diantaranya :

  1. Beras jenis IR 64 II , kembali turun dari harga rata – rata Rp.5.657;/kg menjadi Rp.5.529;/kg.penurunan harga beras ini disebabkan oleh supply yang masuk mulai banyak karena saat ini di beberapa sentra produksi pada masih panen raya.
  2. Minyak goreng Curah , turun dari harga rata – rata Rp.9.214;/kg menjadi Rp.9.143;/kg .penurunan ini disebabkan oleh supply yang masuk mulai banyak karena jalur distribusi sudah mulai lancer
  3. Cabe Merah, kembali turun dari harga rata – rata Rp.13.143;/kg menjadi Rp.9.571;/kg.turunnya harga cabe Merah ini disebabkan juga oleh supply yang masuk banyak dikarenakan juga saat ini masih panen raya.

Sementara itu komoditi bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya :

Telur ayam broiler ,kembali naik dari harga rata – rata Rp.12.821;/kg menjadi Rp.13.036;/kg.kenaikan harga telur ayam Broiler ini juga disebabkan oleh adanya peningkatan permintaan karena saat ini masih dalam perayaan hari besar keagamaan , sementar supply yang masuk tetap. Data selengkapnya terlampir.