BNN keliling

BERI PENYULUHAN: BNN Kota Depok mengadakan sosialisasi menggunakan mobil penyuluhan di salah satu mal di Kota Depok, Sabtu (01/04/2017). (Foto: Afifah/Diskominfo)

depok.go.id- Berbagai upaya dan strategi dalam memberantas narkoba terus diintensifkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok, terutama dalam pencegahan dan penyebarluasan narkoba.

Hal ini terlihat dari intensifnya BNN melakukan sosialisasi stop narkoba kepada warga Depok. Kini, BNN pun melakukan upaya edukasi terkait narkoba secara langsung melalui mobil penyuluhan.

“BNN Depok memiliki mobil penyuluhan sejak Februari 2017 untuk melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada warga Depok. Artinya gerak kami akan semakin lebih gesit dan menyasar masyarakat secara langsung,” kata Seksi Penyuluh Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Depok, Purwoko Nugroho kepada depok.go.id, Sabtu (01/04/2017).

Keberadaan mobil penyuluhan narkoba yang dilengkapi dengan home theater, ruang cek kesehatan serta kamar kecil ini menambah energi baru bagi BNN Kota Depok untuk terus memerangi narkoba.

“Mobil bantuan dari pusat ini kami operasikan dengan target tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya akan melakukan kegiatan penyuluhan dengan mobil secara rutin setiap seminggu sekali pada hari Sabtu. Kegiatan tersebut akan dilakukan BNN hingga Juni 2017.

“Banyak masyarakat yang sudah mengetahui informasi terkait narkoba. Hanya mereka bingung harus mengkonfirmasi isu-isu terkait narkoba ke siapa, maka kami dari BNN Kota Depok melakukan hal ini agar bisa bertatap muka secara langsung dengan masyarakat umum,” tuturnya.

Purwoko berharap, upaya-upaya yang dilakukan BNN bisa diterima secara baik oleh masyarakat. Agar semakin banyak warga Depok yang teredukasi terkait permasalahan narkoba.

“Masyarakat jangan sekali-sekali mencoba untuk menggunakan narkoba. Kalau sudah terlanjur coba, silahkan laporkan diri saja secara sukarela agar bisa kami bantu rehabilitasinya,” tutupnya.

 

 

Penulis: Nur Afifah Putri

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :