skpa limo

Ketua TP PKK Elly Farida dalam sosialisasi di SDN Grogol 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Sabtu (01/04/2017). (Foto : Agus/Diskominfo)

depok.go.id – Anak adalah harapan masa depan bangsa. Besarnya potensi anak, membuat orangtua dan warga harus ikut bersama menjaganya, agar masa depan anak steril dari pengaruh negatif lingkungan dan perilaku menyimpang yang dilakukan orang dewasa.

Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida meminta, seluruh orangtua dan elemen masyarakat untuk lebih waspada mengawasi anak, agar terhindar dari pelecehan. TP PKK Kota Depok sendiri selama ini cukup konsen dengan persoalan tersebut, dan sudah menggandeng Dinas Perlidungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) untuk melakukan Sosialisasi Setop Kekerasan Pada Anak (SKPA).

“Masyarakat harus lebih waspada terhadap lingkungan sekitar kita, kalau bukan kita semua siapa lagi yang melindungi generasi bangsa ini,” tegasnya saat sosialisasi di SDN Grogol 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Sabtu (01/04/2017).

Ia mengaku, dalam setiap kegiatan sosialisasi, pihaknya melibatkan relawan Gerakan Pendongeng Untuk Kemanusiaan (GEPUK). Media dongeng dipilihnya, karena dinilai lebih mengena bagi anak-anak yang memang senang mendengar cerita.

“Kehadiran GEPUK sangat efektif untuk sosialisasi kepada anak-anak, agar waspada. Mendongeng merupakan media yang dapat diterima oleh pola pikir anak-anak,” tambahnya.

Ia bersama tim GEPUK juga menjelaskan kepada anak-anak bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh orang lain, kecuali oleh orangtua. Bagian tubuh tersebut adalah kepala, dada, perut sampai lutut, serta bagian belakang yaitu, bokong.

“Saya sangat senang sekali kepada anak-anak ini, ketika GEPUK mendongeng dan mengajak interaksi mereka sangat antusias. Tadi saya terbawa suasana, dan ikut berinteraksi juga dengan anak-anak. Ini artinya anak-anak telah menerima pesan yang kita sampaikan, sehingga mereka mengerti akan bahaya kekerasan pada anak,” tandasnya.

Penulis : Agus
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :