penghijauan

depok.go.id – Keberadaan situ di Kota Depok terus menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot). Pasalnya, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran untuk menata situ di Kota Depok, mekipun sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan intervensi anggaran di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di sejumlah dinas untuk penataan 4 situ. Salah satu situ yang akan ditata adalah Situ Pengasinan,” ucap Wali Kota Depok, Mohammad Idris, usai melakukan penanaman pohon dan melepas bibit ikan di Situ Bojongsari Minggu (01/04/2018).

Dikatakannya, penataan situ dilakukan Pemkot Depok bukan hanya untuk menambah pendapatan daerah, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar. Sebab, selain sebagai resapan air, situ dapat dimanfaatkan menjadi sarana wisata bagi warga Depok.

“Dengan sarana prasarana yang baik, tentu situ menjadi tempat yang nyaman untuk berwisata bagi masyarakat,” ujarnya.

Idris menambahkan, di tahun ini belum ada anggaran khusus penataan Situ Bojongsari. Namun, rencana penataan situ tersebut akan dimulai tahun 2019.

“Bukan hanya dari Pemkot Depok saja, nanti juga akan bekerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta dalam rapat Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabek. Mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Kepariwisataan, Disporyata Kota Depok, Yelis Rosdiana mengatakan, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok, di tiap tahun pihaknya harus mengembangkan sejumlah situ yang ada. Untuk itu, tahun ini pihaknya akan mengembangkan pariwisata di Situ Pengasinan, Situ Sawangan, Situ Cilodong dan Situ Jatijajar.

“Kami memilih yang sudah siap untuk dikembangkan dengan anggran sebesar Rp 193 juta,” katanya.

Dirinya menambahkan, pengembangan situ yang dilakukan meliputi pembangunan dermaga, pengadaan wahana air,  toilet umum serta pemeliharaan sarana dan prasarana pariwisata. Bahkan, lanjutnya, bukan hanya infrastruktur saja, Sumber Daya Alam (SDM) yang ada di dalam situ yaitu Kelompok Kerja Sadar Wisata (Pokdarwis) juga bakal terus dibina.

Penulis : Janet Swastika

Editor   : Retno Yulianti

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :