depok.go.id – Untuk menciptakan rasa nyaman bagi warga Depok saat menjalankan ibadah puasa, Pemkot Depok menetapkan peraturan untuk menutup tempat hiburan seperti bar, cafe dan karaoke selama bulan Ramadan nanti. Tempat hiburan akan tutup tidak hanya siang hari, namun pada malam hari juga. Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Depok, Mohammad Idris.

“Berdasarkan kesepakatan Forkopimda, akan diedarkan surat untuk menutup tempat hiburan selama Ramadan,” ujar Idris.

Idris melanjutkan, jika dirinya sudah menandatangani surat edaran tersebut dan siap disosialisasikan ke pelaku usaha tempat hiburan di Depok. Beliau berharap, pelaku usaha hiburan dapat bekerja sama dengan baik demi terciptanya kenyamanan dan ketentraman saat bulan suci berlangsung.

Sementara itu, untuk restoran dan tempat makan, diharapkan buka sesuai kebutuhan dan menutup tempatnya dengan tirai untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

“Intinya, agar toleransi dan saling hormat antar umat beragama dapat berjalan dengan baik di Depok,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Depok, Nina Suzana, menerangkan, jika tempat hiburan malam harus tutup dua hari sebelum Ramadan dan harus tutup selama Ramadan serta kembali buka empat hari setelah lebaran. Peraturan tersebut dikeluarkan dan ditandatangani Walikota Depok, lalu diedarkan ke para pengelola tempat-tempat hiburan.

“Selain itu, restoran dan rumah makan yang berjualan di siang hari harus mengenakan penutup,” tegas Nina. (Rysko/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :