depok.go.id – Walikota Depok, Mohammad Idris menegaskan bahwa H-3 jelang Ramadan, semua tempat hiburan, rumah makan dan panti pijat wajib ditutup untuk menghormati umat muslim dalam menjalankan ibadah.

Tegasan ini diperkuat dengan penandatanganan surat imbauan terkait aktivitas tempat hiburan, rumah makan dan panti pijat selama bulan Ramadan. Di mana, isi surat tersebut melarang mereka untuk beraktivitas selama bulan Ramadan.

“Untuk warung-warung dalam hal ini rumah makan agar menutup tempat usaha mereka dengan gorden selama Ramadan. Begitu juga dengan tempat hiburan agar tutup H-3 Ramadan sampai H+3 Idul Fitri,” ujar Idris, Rabu (1/6/2016).

Untuk mengantisipasi membandelnya pemilik tempat hiburan, pihaknya telah menyiapkan tim pemantau terkait hal tersebut. Pemerintah Kota Depok melalui Satpol PP akan melakukan pengawasan dan kontrol selama bulan Ramadan.

“Jadi nggak ada lagi tempat karaoke yang buka selama Ramadan, semua harus tutup,” tegasnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa surat imbauan tersebut telah ditandatangani sejak beberapa hari lalu. Surat imbauan itu rencananya akan disebarkan kepada pemilik tempat hiburan dan rumah makan pada minggu ini.

“Kami juga mohon bantuan kepada masyarakat untuk ikut mengawasi hal tersebut, masyarakat juga dapat melaporkan kepada kami ketika masih ada tempat hiburan yang buka pada saat Ramadan. Setiap kecamatan ada Pol PP, begitu juga di tingkat kota,” terangnya. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :