depok.go.id – Membludaknya permintaan wali murid yang menginginkan anaknya bersekolah di sekolah negeri membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok merancang program sekolah filial sejak jauh-jauh hari sebagai alternatif pengganti bangku sekolah negeri yang telah terisi penuh. Sekolah filial dirancang sebagai antisipasi agar siswa di Depok tidak putus sekolah.

Kepala Disdik Kota Depok, Herry Pansila mengakui, di Kota Depok sendiri masih kekurangan jumlah SMPN dan SMAN. Hal ini terjadi akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi, namun belum ditunjang dengan fasilitas pendidikan yang memadai. Saat ini jumlah sekolah negeri di Kota Depok hanya 13 SMA negeri, sedangkan idealnya harus memiliki 25 SMA negeri.

“Untuk mengatasi kekurangan sekolah negeri pada tahun ini, kami akan berusaha membangun beberapa SMPN dan SMAN. Nah, sekolah filial atau kelas jauh ini merupakan awal dari sekolah negeri baru, namun karena belum ada bangunannya, sementara menumpang dulu,” terangnya, Selasa (01/09/15).

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Disdik Kota Depok, Tatik Wijayati mengatakan, sekolah filial ini resmi ada prosedurnya. Sebelum dibuat filial, pihaknya telah mengevaluasi kemudian dirapatkan bersama pihak provinsi, setelah melalui proses, baru Disdik Kota Depok bisa membuka sekolah filial.

“Kelas filial sifatnya hanya sementara untuk menolong siswa yang tidak tertampung namun ingin bersekolah di sekolah negeri, karena pada saatnya nanti, sekolah itu pun akan berdiri sendiri,” ujarnya.

Saat ini, terdapat tiga SMA negeri filial yang dibuka, terbagi atas tiga zona, di antaranya zona timur, zona tengah, dan zona barat.

SMAN filial zona timur diperuntukkan bagi siswa yang tidak tertampung di SMAN 7, SMAN 4, dan SMAN 13. Mereka akan ditempatkan di SMPN 11 Cimanggis. Selanjutnya bagi SMA negeri filial zona tengah dikhususkan untuk siswa yang tidak tertampung di SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 8 yang akan di tempatkan di SD Karakter Bangsa, Cilodong. Sementara SMAN negeri filial zona barat dikhususkan bagi siswa yang tidak tertampung di SMAN 5, SMAN 6, SMAN 9, SMAN 10, dan SMAN 11 yang akan ditempatkan di SMPN 10, Beji. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :