depok.go.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 tinggal menghitung hari, persaingan menuju Depok 1 kini semakin sengit dengan dua pasang calon Walikota dan wakil Walikota yang sama-sama mempunyai kekuatan suara di Kota Depok ini. Kedua pasang calon tersebut, yakni Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi yang akan bersaing dengan Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna.

Pemilih pemula seperti pelajar diprediksi menjadi penyumbang suara yang cukup berpengaruh untuk pemilihan ini. Pasalnya, genap di usia mereka yang menginjang 17 tahun dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan syarat utama menjadi pemilih pemula. Artinya, banyak siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Depok yang baru pertama kali ikut serta dalam Pilkada 2015, ajang ini merupakan salah satu cara untuk menentukan pilihan calon mana yang menurut mereka pantas untuk memimpin Kota Belimbing ini.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Sumi Humaimah, salah satu siswa SMA Negeri 9 Depok. Ia merasa senang ketika  mendapatkan hak untuk ikut serta dalam Pilkada tahun ini.

“Kita senang diberi kesempatan untuk memilih pemimpin yang sesuai visi misinya, dengan begitu kita juga turut berpartisipasi dan memberikan hak suara untuk calon Walikota dan wakil Walikota yang akan memimpin lima tahun ke depan,”  ungkap siswa kelas XII saat kegiatan Sosialisasi Pemilih Pemula, di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (01/10/15).

Dirinya juga optimis, namanya tercantum dalam daftar pemilih. Kalaupun tidak, wanita berjilbab ini akan memperjuangkan haknya dengan melapor kepada Ketua RT serta panitia Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar segera diproses.

“Karena suatu suara menentukan nasib warga Depok lima tahun ke depan, maka saya ‘ngga’ akan Golput,” ujarnya dengan semangat. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :