sosialisasi kemeterologian

Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengadakan Sosialisasi Kemetrologian, Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) dan Standarisasi Internasional (SI) kepada para pengusaha di Kantor Disperindag, Gedung Dibaleka II, Kamis (1/10/2015).

depok.go.id – Dalam konteks perlindungan konsumen terkait kebenaran hasil pengukuran pada perdagangan barang dan jasa, metrologi berperan sebagai pengamanan perdagangan barang dan jasa. Dalam pengamanan tersebut konsumen menghendaki adanya jaminan kebenaran hasil pengukuran dan kepastian hukum terhadap proses transaksi perdagangan yang menggunakan alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) sebagai dasar penetapan kuantitas dan harga barang dan jasa.

Atas dasar itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok pagi tadi mengadakan Sosialisasi Kemetrologian, Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) dan Standarisasi Internasional (SI) kepada para pengusaha di Kantor Disperindag, Gedung Dibaleka II, Kamis (1/10/2015).

“Total ada 20 peserta yang merupakan pengusaha yang berkecimpung di dunia makanan dan memiliki unsur BDKT,” ujar Kepala Seksi Metrologi Disperindag Kota Depok, Sarmadi.

Sarnadi mengatakan bahwa ini merupakan sosialisasi yang kelima kalinya diadakan oleh Disperindag. Sebelumnya, Disperindag sudah mengundang pelaku UKM, SPBU, bidang pelayanan rumah sakit dan apotek, serta para pedagang.

“Untuk UKM kita juga membekali cara packing label dan pengukuran. Ke depannya kita juga akan memberikan sosialisasi kepada perangkat kelurahan dan kecamatan,” jelasnya.

Sarmadi juga mengatakan, sosialisasi tentang kemetrologian ini merupakan bentuk ancang-ancang Kota Depok untuk menyambut tahun 2016, di mana pada tahun depan, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 kegiatan kemetrologian akan dilimpahkan ke pemerintah kota/kabupaten.

“Untuk tahun ini masih dipegang provinsi, namun untuk tahun depan kita sendiri yang akan melaksanakannya. Sosialisasi ini juga merupakan ancang-ancang bagi Kota Depok,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :