Penampilan salah satu tim dalam Festival Rawi di Gedung MUI Depok. (Pipin/Diskominfo)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok menggelar Lomba Membaca Rawi, Qiraatul Qutub, dan Kaligrafi Tingkat Kota Depok. Selain bertujuan mencari potensi pemuda kreatif yang menguasai kesenian dan budaya Islam dengan baik, kegiatan ini juga untuk silaturahmi sesama pemuda di Kota Depok.

Kegiatan tahunan tersebut diikuti ratusan peserta dari 11 kecamatan se-Kota Depok. Di antaranya 35 peserta Kaligrafi, 35 peserta Qiraatul Qutub, dan 15 tim mengikuti Membaca Rawi, dengan masing-masing tim maksimal berjumlah 5 orang.

“Kegiatan lomba seni dan budaya, selain memang sudah menjadi program kerja komisi kami, kegiatan ini juga sebagai langkah kami menyiapkan generasi Muslim yang berkompeten,” Kata Ketua Komisi VIII Pemuda Seni dan Olahraga MUI Kota Depok, Hasan Bisri di Gedung MUI, Kamis (01/11/2018).

Hasan mengatakan, ada beberapa kriteria penilaian dalam lomba tersebut. Untuk lomba Festival Rawi yang dinilai adalah vokal 40 poin, adab dan bacaan 30 poin. Adapun untuk Kaligrafi, poin penilaian terdapat pada gradasi warna, kreativitas, dan keindahan tulisan berdasarkan ketentuan khat yang berlaku. Sementara Qiraatul Qutub, lebih kepada keluasan wawasan peserta dan ketepatan dalam membaca kitab kuning.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Pemberdayaan Keagamaan Bidang Kesejahteraan dan Sosial (Kesos) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Haidir Fauzi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Menurutnya, perlombaan tersebut sangat baik untuk menggali potensi generasi muda Muslim di bidang kebudayaan dan seni Islam.

“Perlombaan semacam ini memang jarang dilaksanakan, karena itu, kami memberikan apresiasi kepada MUI Depok. Diharapkan, generasi muda juga semakin semangat untuk mempelajari kebudaayan dan kesenian di dalam Islam, sehingga meningkatkan kecintaan mereka terhadap agamanya,” ucapnya.

Penulis : Pipin Nurullah
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :