depok.go.id – Memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada hari ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melaksanakan tes pemeriksaan HIV/AIDS di lima titik, yaitu Poliklinik Pemda Depok, Stasiun Depok Baru, Terminal Depok, Pasar Tugu Palsi Gunung, dan ITC Depok. Dalam pelaksanaan tes HIV ini, Dinkes menargetkan 500 orang berpastisipasi untuk melakukan tes gratis ini.

“Target kami adalah 100 warga dalam satu titik, jadi totalnya adalah 500 tes di lima titik,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Agus Gojali.

Agus mengatakan bahwa ini merupakan pencegahan penyebaran virus HIV di masyarakat Depok. Menurutnya, pemeriksaan harus dilakukan karena indikator mengidap HIV hanya bisa dilihat dengan melakukan tes darah.

“Tak ada ciri fisik dari pengidap HIV, salah satu cara untuk mengetahuinya hanya dengan tes darah,” jelasnya.

Agus menjelaskan bahwa dalam virus HIV ini ada istilah yang disebut dengan window periode, yaitu virus tersebut tidak terdeteksi pada saat dilakukan tes. Maka idelanya setelah melakukan tes pertama kali, selanjutnya harus juga dilakukan tes lagi tiga bulan setelah tes pertama.

“Virus HIV bersembunyi saat window periode ini, orang sudah mengidap namun tidak merasakan sesuatu. Selanjutnya virus tersebut baru akan terlihat setelah beberapa bulan,” ujarnya.

Agus juga mengatakan agar warga tidak perlu khawatir untuk melakukan tes HIV ini, karena hasilnya akan dijamin kerahasiaannya. Sama seperti pemilik rekam medis lainnya, tes HIV ini itu tidak boleh dibuka rahasianya ke orang lain.

“Jadi makanya kalau ada masyarakat yang mau memeriksakan HIV-nya tidak perlu takut,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :