Suasana Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2018 yang dihadiri 19 anggota pengcab serta perwakilan masing-masing bidang dan biro KONI Kota Depok yang dilaksanakan di aula KONI Kota Depok, Senin lalu (31/12/18). (Foto: Istimewa/Diskominfo)

depok.go.id- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok mendorong semua pengurus cabang (pengcab) olahraga untuk tertib adminstrasi dengan segera menyelesaikan laporan kegiatan selama tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra Depok saat melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2018 yang dihadiri 19 anggota pengcab, serta perwakilan setiap bidang dan biro KONI Kota Depok pada Senin (31/12/18).

“Yang saya tekanakan semua pengcab harus tertib administrasi. Harus menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) berisi evaluasi hasil pertandingan dan laporan penyerapan anggaran yang diberikan KONI,” ujarnya kepada depok.go.id, Rabu (02/01/19).

Dikatakannya, LPJ adalah bentuk pertanggung jawaban para pengcab olahraga atas hasil pembinaan atletnya, sekaligus wujud tanggung jawab mereka atas kepercayaan yang diberikan Kota Depok melalui KONI. Amri menilai umumnya para pengcab memberikan respon positif dengan menyerahkan laporan dengan lampiran kwitansi dan bukti pembayaran.

”Dengan begitu, arus keuangan dapat tercatat di pembukuan, lengkap dengan buktinya. Karena laporan keuangan ini berkaitan dengan teknis. Misalnya besaran uang saku atlet, jumlah konsumsi dan tarif sewa kendaraan yang seharusnya bisa dilengkapi sendiri,” jelasnya.

Dirinya mengharapkan, para pengcab segera menunaikan tanggung jawabnya. Berdasarkan data KONI sisa 12 pengcab dari total 39 yang masih merevisi LPJ. Namun, dirinya mengapresiasi bagi pengcab yang telah memenuhi kewajibannya.

”KONI juga harus membuat LPJ berdasarkan laporan dari pengcab. Laporan KONI akan diperiksa oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi kita harus rapi dan tepat waktu dalam penyusunannya,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :