Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah. (Foto : DIskominfo)

depok.go.id-Bencana banjir selalu meninggalkan dampak yang harus diwaspadai, salah satunya arsip keluarga yang basah bahkan rusak karena terkena air. Menanggapi kekhawatiran ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok siap memfasilitasi layanan restorasi untuk arsip keluarga yang rusak yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Biasanya jika terjadi banjir kita sibuk menyelamatkan diri sendiri. Saat air sudah surut baru sadar bahwa arsip keluarga sudah basah, kotor bahkan rusak,” tutur Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah di ruang kerjanya, Kamis, (02/01/20).

Lebih lanjut, ucapnya, pihak Diskarpus Depok hanya memfasilitasi layanan restorasi untuk arsip tersebut. Sebab, imbuhnya, yang melakukan restorasi tetap ANRI yang memiliki teknologi.

“Masyarakat bisa membawa arsipnya ke Kantor Diskarpus di Balai Kota Depok. Jangan lupa lampirkan data diri dan kontak telepon yang bisa dihubungi. Selanjutnya arsip tersebut akan kami bawa ke ANRI,” jelasnya.

Dikatakan Siti, arsip keluarga yang sudah diantarkan itu akan diperiksa tingkat kerusakannya oleh petugas ANRI. Jika hasil pemeriksaan bisa direstorasi, maka akan lanjut ke tahap selanjutnya. Yaitu merestorasi arsip keluarga yang rusak. Sedangkan, jika hasil pemeriksaan arsip tidak bisa direstorasi maka akan dikembalikan kepada pemilik.

“Arsip yang sudah selesai direstorasi bisa diambil kembali di Kantor Diskarpus Kota Depok,” imbuhnya.

Dia menambahkan, masyarakat diharapkan dapat menjaga arsip yang dimiliki. Terlebih jika itu merupakan arsip keluarga yang penting.

“Kalau arsip tergolong vital bisa di simpan di tempat aman. Kalau bisa pakai brankas yang aman, itu lebih baik atau disimpan ke lembaga-lembaga yang menyediakan jasa penyimpanan

arsip,” pungkasnya.

Penulis : Zaid Abdurrahman

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :