Sejalan dengan kerjasama yang telah dijalani selama tiga tahun, Pemerintah Kota Osaki Jepang ingin lebih intens melakukan koordinasi dengan Pemkot Depok dalam menangani permasalahan sampah. Kerjasama tersebut akan dilanjutkan hingga kedua wilayah ini menjadi sister city.

“Kerjasama yang telah kita jalin sudah semakin jauh, mari sama-sama kita jalin hingga menjadi sister city,” tutur Walikota Osaki Jepang Higashi Yushiro.

Sister city atau kota kembar merupakan konsep penggandengan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik dengan tujuan menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antar penduduk. Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah yang dihadapi. Konsep kota kembar bisa diumpamakan sebagai sahabat pena antara dua kota. Hubungan kota kembar sangat bermanfaat bagi kerjasama di bidang budaya dan perdagangan.

Dalam hal ini, konsep kerjasama yang dilakukan oleh Pemkot Osaki dan Pemkot Depok yaitu dalam hal penanganan sampah. Kedua kota ini sama-sama ingin mengatasi sampah yang setiap harinya dihasilkan setiap orang tersebut. Penanganan tersebut tentunya dengan beberapa cara yaitu pemilahan dan pengolahan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomi.

“Dengan didaulat sebagai sister city nantinya kerjasama dalam permasalahan sampah dapat terus dikoordinasikan bersama,” tambahnya. (Indri/Diskominfo)

`

Bagikan post melalui :