Untuk memberikan pelayanan fasilitas kesehatan kepada para penderita DBD, Pemerintah Kota Depok tidak memungut biaya bagi para pasien penderita DBD di RSUD Depok. Namun perawatan hanya khusus untuk kelas tiga saja dan biaya ditanggung oleh APBD Depok.

“Sebenarnya sudah lama kita memberikan fasilitas ini, khusus bagi penderita DBD kami berikan perawatan gratis asalkan mau dirawat di kelas tiga,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Noerzamanti Lies.

Wanita yang akrab disapa Dr.Lies ini mengatakan bahwa fasilitas gratis ini sudah ada sejak 2012 untuk segala kalangan masyarakat, baik yang kaya maupun miskin. Meskipun saat ini masyarakat sudah memiliki Jamkesda maupun Jamkesmas, namun Dr. Lies tetap menghimbau kepada masyarakat yang tidak memilikinya untuk berobat ke RSUD.

“Untuk yang tidak memiliki asuransi, Jamkesmas atau Jamkesda, jika terkena penyakit DBD saya sarankan untuk pergi RSUD Depok,” ujarnya.

Seiring curah hujan yang meningkat,  salah satu penyakit yang harus diwaspadai oleh masyarakat adalah Deman Berdarah Dengue (DBD). Pada musim hujan populasi nyamuk Aedes Aegypti disinyalir dapat meningkat karena banyaknya genangan  akibat air hujan. (Rysko/Diskominfo)

Bagikan post melalui :