depok.go.id – Setelah melakukan penanganan terkait pemulangan eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), akhirnya 28 anggota eks Gafatar dijemput keluarganya di GOR Mekar Sari, Cimanggis. Saat ini tinggal satu keluarga yang berjumlah delapan orang yang belum kembali ke lingkungan. Hal ini disinyalir, satu keluarga tersebut tidak memiliki sanak keluarga dan tempat tinggal sehingga untuk sementara waktu masih ditempatkan di penampungan.

“Telah dijemput 18 orang, disaksikan lurah dan camat setempat. Pagi ini telah kembali dijemput sehingga totalnya menjadi 20 orang yang sudah kembali ke lingkungan. Sisanya satu keluarga lagi yang terdiri dari delapan orang yang berasal dari kampung Serab, Sukmajaya tidak mempunyai keluarga dan tidak memiliki aset sehingga masih ditampung di  Dinas Sosial untuk sementara waktu,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok, Diah Sadiah, saat ditemui di Balai Kota Depok. Selasa (02/02/16).

Sebelumnya, sebanyak 28 eks Gafatar asal Kota Depok tiba di Taman Wiladatika, Cibubur berbarengan dengan 712 eks Gafatar lainnya yang telah diberangkatkan dari Mempawah, Kalimantan Barat pada 27 Januari lalu. Kemudian anggota eks Gafatar ini diserahkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) untuk dibina dan di assessment, setelah itu diberikan ke provinsi untuk dibina kembali dan baru kemudian dikembalikan ke kabupaten/kota.

Alhamdulillah, setelah dari Kemensos perilaku mereka banyak berubah, pembawaan lebih tenang, sikap dan perilaku keadaan kondusif, insya Allah sudah siap masuk dan diterima di lingkungan,” harapnya.

Senada dengan itu, Penjabat Walikota Depok, Arifin Harun Kertasaputra, mengatakan penjemputan dilakukan oleh tim gabungan yang merupakan personel Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP Depok.

“Pemulihan sudah dilakukan di Bandung, tinggal kita penambahan (pembinaan) dari sini,” tuturnya. (Vidyanita/Ed: Olvi Destiani – Diskominfo).

Bagikan post melalui :