Film Gunadarma

KEKOMPAKAN: Tampak kekompakan para anggota komunitas Communiation Movie Gunadarma (COMMOV Gunadarma) Depok saat Event COMMOV Day Tahun 2016.

 

Depok.go.id – Menyalurkan kreativitas lewat media film menjadi alasan terbentukan komunitas CommuniationMovie Gunadarma (COMMOV Gunadarma) Depok. Keberadaan COMMOV Gunadarma yang mayoritas dari kalangan muda, dapat memberi kontribusi positif, untuk membentuk Kota Depok sebagai Smart City.
Melalui media film, COMMOV memberikan wadah, agar kalangan muda dapat menyalurkan kreativitas yang dikemas ke dalam bentuk film. “Tujuan terbentuknya COMMOV adalah untuk mengomunikasikan dan menyalurkan kreatifitas anak muda ke bentuk film,”kata Ketua COMMOV Kota Depok, Rianto Sandi, Kamis (02/02/2017).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, komunitasnya yang berdiri sejak 22 April 2010 ini telah memiliki anggota mencapai 100 orang, dengan yang aktif di COMMOV ada sekitar 20 orang. Jumlah anggota terbanyak berasal dari Fakultas Komunikasi, meski demikian tidak menutup kemungkinan anggotanya berasal dari fakultas lain, seperti Fakultas Ilmu Komputer, Ekonomi dan Sastra di Gunadarma.
Dia menceritakan, awal mula terbentuk COMMOV adalah dari tugas dosen, lalu adanya keinginan mengikuti perlombaan festival film. “Kami memperkenalkan komunitas, misalnya dari acara perkenalan mahasiswa baru di kampus. Ada juga melalui undangan-undangan dari kampus atau kegiatan silaturahmi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya,”tutur Rianto.
Terang dia selama ini pihaknya selalu mengadakan event yang disebut Communication Movie Day (COMMOV Day) yang selalu dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Sementara itu, Anggota COMMOV lainnya, M. Yos Soedarso T menilai, adanya komunitas tersebut dapat menjadi wadah bagi orang-orang yang tertarik dengan film.
“Komunitas ini merupakan wadah yang baik dan positif. Karena menjadikan perkumpulan bagi siapa saja yang tertarik dengan film. Bukan hanya sekedar suka, melainkan memiliki keinginan membuat film,” tutupnya.
Penulis: Nurul Darojat
Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :