Para siswa SMPN 6 Depok saat ikut menandatangani deklarasi tolak LGBT di halaman sekolah, Senin (02/04/2018). (Foto: Jose/Diskominfo)

depok.go.id- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Depok siap mendukung imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait bahaya Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) terhadap perilaku dan moral anak muda. Sebab, perilaku LGBT dapat merusak generasi bangsa Indonesia.

“Kami dari pihak sekolah mengapresiasi dengan adanya sosialisasi serta pencerahan terkait bahaya LGBT kepada para siswa. Kegiatan ini adalah bentuk sinergitas seluruh pihak yang kita harapkan dapat terus berlanjut,” tutur Kepala Sekolah SMPN 6 Depok, Sumarno saat ikut menandatangani deklarasi tolak LGBT di halaman sekolah, Senin (02/04/2018).

Dikatakannya, guna mencegah para siswa dari perilaku yang menyimpang, pihaknya juga menjalankan gerakan pendidikan pengembangan karakter siswa. Dimana, pendidikan karakter dilakukan melalui kegiatan sambut pagi, kegiatan kerohanian, pendalaman agama, dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.

“Kita juga mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh para siswa. Diantaranya pramuka dan kegiatan olahraga yang dapat membentuk karakter siswa sehingga dapat mencegah dari berbagai hal yang bersifat negatif,” terangnya.

Dengan adanya aksi tolak LGBT tersebut, pihaknya berharap tidak hanya terbatas di SMPN 6 Depok tetapi dapat dilakukan di seluruh sekolah. Semua itu, agar sekolah memiliki satu visi yaitu bersama-sama menolak adanya kegiatan LGBT di Kota Depok.

“Mudah-mudahan aksi ini dapat dilakukan di seluruh sekolah di Kecamatan Cilodong baik negeri maupun swasta sehingga semuanya memiliki atmosfer yang sama yaitu bersama-sama menolak adanya LGBT,” tandasnya.

 

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :