kerajinan khas beji_2

Hasil kerajinan siswa SDN 5 Beji, daun kering dari pohon mangga, kelengkeng, dan anturium disulap menjadi karya seni bernilai tinggi. (Foto : Indri/Diskominfo)

depok.go.id –  Daun kering biasanya terbuang percuma, sehingga menjadi sampah yang berserakan. Tapi, di tangan siswa SDN 5 Beji, daun kering dari pohon mangga, kelengkeng, dan anturium disulap menjadi karya seni bernilai tinggi.

Kepala SDN 5 Beji, Iskandar menjelaskan, hasil kerajinan tangan yang dibuat langsung oleh siswanya memanfaatkan daun yang berguguran dan limbah untuk prosesnya. Daun kering tersebut, kemudian diolah menjadi happa dan dilukis dengan teknik membatik. Karya seni bernilai tinggi tersebut, cukup diminati pembeli. Bahkan, beberapa karya telah terjual hingga ke luar negeri.

“Kreativitas yang dibuat siswa ini tidak membutuhkan biaya yang besar, namun cukup diminati oleh daerah lain di Indonesia. Bahkan, permintaannya sudah sampai ke Jepang,” tuturnya saat ditemui di stan UPT Pendidikan Kecamatan Beji saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Balaikota Depok, Selasa (02/05/2017).

Menurutnya, proses pembuatan kreasi daun kering tidak menggunakan bahan kimia. Tapi, hanya mengandalkan bakteri yang ada pada limbah dan lumpur empang. Dengan menggunakan daun mangga, kelengkeng, dan anturium, kerajinan tidak mudah hancur saat dilukis menggunakan teknik membatik.

Adapun untuk proses pembuatannya sendiri, daun yang sudah dipilih direndam menggunakan lumpur empang. Perendamannya tersebut dilakukan dua sampai tiga bulan, hingga terurai dengan bakteri pembusuk yang ada pada lumpur tersebut.

Selanjutnya, daun dibersihkan dengan air mengalir hingga lumpur hilang dan bersih. Setelah itu, baru dilukis sesuai keinginan dengan hati-hati agar daun tidak mudak sobek. Iskandar berharap, ke depan lebih banyak lagi yang melirik hasil karya seni siswanya tersebut. Dengan begitu, siswanya makin termotivasi untuk menghasilkan karya terbaik lainnya.

“Semoga banyak yang tertarik kepada hasil kami, sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya anak-anak,” tutupnya.
kerajinan khas beji
Penulis: Indri

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :