depok.go.id-Peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia (RI) mengapresiasi penerapan Smart City di Kota Depok. Dengan penerapan teknologi informasi pelayanan yang semula masih manual, kini sudah memanfaatkan aplikasi.

“Kami merasa bangga dengan perkembangan Kota Depok saat ini yang terus menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Sebagian besar pelayanan publiknya sudah berbasis teknologi informasi. Mudah-mudahan bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat,” tutur Pembina Diklat Kemenhan RI, Kolonel Inf Mirza Eka Junaedi usai melakukan kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Kamis (02/05/2019).

Dikatakannya, pada kunjungan tersebut, pihaknya dikenalkan dengan berbagai fasilitas dan pelayanan berbasis aplikasi seperti Depok City Operation Room (DeCOR), ruang server, hingga aplikasi Sistem Terintegrasi Untuk Aspirasi dan Pengaduan (Sigap).

“Peserta diklat ini berasal dari seluruh Indonesia. Mudah-mudahan dengan berkunjung ke Pemkot Depok, semakin menambah wawasan mereka terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Aplikasi Diskominfo Kota Depok, Denhas Ari Wibowo menuturkan, penerapan Smart City di Kota Depok telah dimulai sejak bulan Mei 2013. Hingga saat ini, jelas Denhas, sebagian besar pelayanan publik di Kota Depok telah terintegrasi dengan aplikasi.

“Saat ini kita sudah memiliki aplikasi Sigap dan Depok Single Window (DSW), guna memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan publik,” ucapnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Dunih

Bagikan post melalui :