Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Teknologi Tepat Guna Bogor menyelenggarakan “Pelatihan Teknis Produksi Makanan dan Minuman yang sehat”. Kegiatan ini dilaksanakan karena terdapat lebih 500 pengusaha makanan dan minuman olahan di Depok yang berskala kecil atau home industri belum memenuhi standarisai pengolahan maupun jenis bahan apakah mengandung zat berbahaya atau tidak dalam makanan maupun minuman yang mereka produksi.

Pelatihan berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 26 – 28 Juli 2010, kegiatan pada hari pertama yaitu pemberian materi di gedung Bappeda Kota Depok dan praktikum selama 2 (dua) hari di Pusat Pelatihan Teknologi Tepat Guna, Bantarjati, Bogor. Peserta pelatihan berjumlah 25 pengusaha, yang terdiri 7 pengusaha tahu, 3 pengusaha minuman dan 15 pengusaha makanan olahan. “Agenda kegiatan merupakan angkatan kedua, yang pertama kita telah lakukan pelatihan tahun 2009 kemarin” kata Kasi Pembinaan Industri Kimia Agro & Hasil Hutan Disperindag Depok, A. Limbong di Depok, Senin (26/7).

Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengusaha makanan dan minuman dapat mengolah produk-produknya sesuai standar yang ditetapkan dan penggunaan bahan tambahan yang benar. Para peserta mendapat materi berupa Good Manufacturing Practices (GMP) dan BTP (Bahan Tambahan Pangan), selanjutnya para peserta akan mendapatkan pelatihan dan praktek secara langsung pembuatan makanan dan minuman olahan dengan prosedur yang memenuhi standar.

Menurut salah satu peserta pelatihan, Solahudin pengusaha minuman Rosella, dia sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para pelaku usaha kecil yaitu dengan memberikan pelatihan bagaimana mengolah dan menggunakan bahan makan dan minuman yang memenuhi standarisasi.

Terakhir, Solahudin juga berharap agar pelaku usaha seperti dirinya juga diberikan pelatihan pengemasan (packaging) yang baik serta dapat difasilitasi dalam hal pengembangan pasar serta permodalan.

Bagikan post melalui :