PURNABAKTI

Peserta menyimak dalam kegiatan pembekalan calon Purnabakti yang ada di lingkungan Pemkot Depok, di Bumi Gumati, Bogor, Senin (1/8/2016)

depok.go.id – Memasuki masa Purnabakti atau pensiun, bukan berarti kehilangan semangat, tetapi harus tetap kreatif, produktif, dan mandiri. Serta terus berkarya dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun sesama.

Demikian pesan Yelis Rosdiana, Sekretaris Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI di hadapan 100 peserta pembekalan calon Purnabakti yang ada di lingkungan Pemkot Depok, di Bumi Gumati, Bogor.

“Pembekalan yang diberikan pada para calon pensiun guna memberikan motivasi, pencerahan dan kesiapan mental spiritual bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kota Depok dalam memasuki masa Purnabakti,” jelas Yelis.

Lebih lanjut, Yelis juga menambahkan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan, sikap, dan keterampilan dalam bidang kewirausahaan menuju kemandirian finansial di masa Purnabakti yang lebih sehat dan produktif. Serta tak lupa dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada para PNS yang akan Purnatugas dari pengabdian, dedikasi, dan hasil karya yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Depok.

“Memasuki masa pensiun membutuhkan persiapan yang matang dan terencana agar tidak kaget di kemudian hari,” tandasnya.

Sementara itu, para peserta yang terdiri dari OPD di lingkungan Pemkot Depok yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2016 dan ada pula di tahun 2017 mendatang. Dengan menghadirkan berbagai narasumber yang berasal dari PWRI, BKD, TASPEN, BPJS, Bank BJB, Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Prudencial, Bumiputra, STIE MBI, FKH dan wirausaha budidaya di Kota Depok.

Para peserta juga diberikan berbagai keterampilan materi pembekalan diantaranya praktek usaha tani mandiri alpukat dan jahe merah; tatacara pengurusan pensiun; memasuki Purnabakti yang bahagia; pengolahan bahan dari hasil ikan air tawar; pengolahan lidah buaya (Nata De Aloevera dan Cheese Stick Aloevera); menuju keluarga harmonis di masa pensiun; memulai, mengelola dan mengembangkan bisnis; jaminan kesehatan usia pensiun; dan manfaat tabungan asuransi pensiun. (Nurul Hasanah/ Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

Bagikan post melalui :