Upaya mewujudkan ketahanan pangan dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) RW 05 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, dalam program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) berbuah positif. Kaum ibu di RW 05, yang selama ini membeli sayur untuk dimasak, kini bisa menikmati hasil jerih payahnya sendiri yang telah ditanam sejak awal Agustus 2018.

“Sebuah kebahagiaan bagi kami, secara tidak langsung hal ini bisa dijadikan evaluasi dan renungan bersama. Melalui program P2WKSS kita mampu menghasilkan sesuatu dari, oleh, dan untuk masyarakat di sini,” kata Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida saat memanen kangkung di RT 05/RW 05, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Jumat (31/08/2018).

Menurut Elly, apabila masyarakat lebih serius menggarap lahan tanaman sayur ini, tidak menutup kemungkinan di lahan seluas 200 kilometer tersebut bisa menjadi tambahan pendapatan bagi warga RT 05/RW 05. Dengan demikian, imbuhnya, diharapkan menjadi motivasi tersendiri untuk masyarakat di daerah lainnya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wilayah Timur, Sutarman mengaku, senang program penyuluhan pertanian ini berjalan lancar. Pihaknya menanam sekitar 112 jenis tanaman, mulai dari kangkung, bayam, cabai, terung, dan tomat. Di samping juga jenis Tanaman Buah Dalam Pot (Tambulapot) seperti  jeruk dan jambu.

Sutarman menuturkan, untuk sayur kangkung satu kilogram bisa sampai 22 ikat. Sementara di pasar satu ikatnya biasa dijual Rp 7.500 sampai Rp10.000. Sementara di sini, potensi sekali panen bisa mencapai 150 ikat.

“Itu baru dari kangkung. Insya Allah kalau kita optimalkan hasilnya lumayan, untuk mencukupi operasional dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Penulis : Pipin Nurullah

Editor: Dunih

Bagikan post melalui :