depok.go.id – Dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok, seluruh komponen masyarakat turut berpartisipasi termasuk pemilih pemula. Dalam hal ini, karena baru pertama kali turut serta dalam pemilihan tersebut, maka pemilih pemula harus memperhatikan berbagai hal.

“Agar tidak salah dalam memilih, para pemilih pemula harus mengetahui tindakan-tindakan yang harus dilakukan,” tutur Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Harminus saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi pengawasan partisipatif pemilihan bupati dan wakil bupati serta Walikota dan wakil Walikota beberapa waktu lalu.

Adapun yang harus dilakukan para pemilih pemula untuk menyukseskan Pilkada tahun ini, di antaranya memahami dan mempelajari visi dan misi para calon Walikota dan wakil Walikota, bertindak sesuai aturan yang berlaku, serta tidak melanggar tindakan yang dilarang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau Bawaslu.

Pemilih yang berusia minimal 17 tahun tersebut juga tidak boleh melakukan pelanggaran saat kampanye, sehingga proses kampanye nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala satu sama lain.

Selain menaati peraturan yang berlaku, para pemilih tersebut harus melaporkan kepada Bawaslu setempat jika ditemui pelanggaran dari pihak lain. Pasalnya, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kami harap jika terdapat kendala atau pelanggaran selama proses Pemilu hingga pemilihan nanti, mohon dilaporkan kepada Bawaslu tingkat kota, kecamatan, atau dapat ke tingkat kelurahan,” tutup Harminus. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :