pelatihan tata rias_3

Suasana pelatihan tata rias saat pemberian materi “cara pangkas rambut” oleh Romlah, tim pengajar dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok pada hari Jum’at (2/10/2015), di RW 07, Kecamatan Cipayung, Depok. (Foto: DISKOMINFO-Dewa Aji Panggalih)

depok.go.id – Pelatihan potong rambut dan tata rias wajah yang diikuti oleh puluhan warga binaanprogram Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera atau biasa disingkat P2WKSS tahun 2015 di RW 07, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok mengundang kegembiraan tersendiri bagi peserta yang mengikutinya.

Hal ini terlihat dari antusiasme dan semangat peserta saat berlangsungnya materi serta praktek di lapangan. Tidak hanya praktek, peserta juga aktif melakukan tanya jawab kepada mentor.

Walaupun terlihat mudah, beberapa ada yang mengalami kesulitan, mengingat peserta yang notabenenya ibu-ibu ini jarang merias wajah bahkan tidak pernah pergi dengan riasan. Akan tetapi, dengan penyampaian yang jelas oleh pemberi materi serta praktek yang langsung diterapkan, peserta mampu menguasainya termasuk pelatihan potong rambut.

“Seperti pemakaian kata foundation, Shading, blush on itu mereka ‘ngga ngerti’, jadi kita harus menerjemahkan dengan bahasa Indonesia padahal sebenarnya janggal, ‘tapi’ ya mau bagaimana lagi,” tutur Anisa Elyana, selaku mentor dari pelatihan tersebut yang juga tergabung dalam Hermosa kosmetik.

Berkaitan dengan itu, Nana salah seorang peserta pelatihan mengakui kesulitan tersebut, namun kendala itu tidak mengurangi keantusiasan dari kegiatan yang disponsori oleh Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok.

“Susah juga untuk ‘praktekin’ karena kita (ibu-ibu) jarang dandan paling cuma lipstik aja,” ujar Nana yang mengaku sangat kesulitan menerapkan make up shading pada pelatihan kali ini.

Pemkot Depok berharap dengan adanya pelatihan ini, warga binaan dapat menguasai dan mendalami keterampilan tata rias wajah dan potong rambut untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari, bahkan jika berminat warga binaan dapat membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja seperti membuka salon maupun barber shop. (Vidyanita/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo).

Bagikan post melalui :