Wali Kota Depok, Mohammad Idris (batik hijau) saat bersama tim penilai dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). (Foto: Bima/ Diskominfo)

depok.go.id-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok sedang menjalani Survei Akreditasi Sistem Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Versi 1. Semua hal dinilai oleh tim dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), termasuk pemilik RSUD Depok yaitu Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Usai penilaian, Mohammad Idris menyampaikan pandangannya mengenai visi RSUD Depok. Menurutnya, salah satu mimpi yang terwujud dalam mengembangkan RSUD Depok yakni kehadiran gedung baru (Gedung BD) sejak tahun 2018.

“Mimpi lain yang ingin diwujudkan yaitu kehadiran RSUD wilayah timur. Rumah sakit daerah di wilayah timur ini akan menyediakan berbagai fasilitas untuk masyarakat Depok,” kata Mohammad Idris usai penilaian di Lantai 8 Gedung BD RSUD Depok, Sawangan, Rabu (02/10/2019).

Lebih lanjut, ucap Mohammad Idris, pihaknya juga memperhatikan mengenai penataan Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen SDM di RSUD. Sebab, semua upaya yang dilakukan RSUD Depok demi memberikan pelayanan kesehatan yang baik ke masyarakat.

“Pada akhirnya kami ingin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Depok. Penilaian ini kan dari KARS yang independen, target mereka melakukan pemeriksaan dan diteliti apa yang ada di atas kertas dengan implementasinya. Jadi apa adanya mereka menilai dan ini menjadi masukan positif bagi kami,” jelasnya.

Mohammad Idris menambahkan, penilaian dari Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) bukan untuk menaikkan tipe RSUD Depok yang kini tipe C menjadi tipe B. Meskipun secara fisik sudah memenuhi, namun perlu disempurnakan lagi dari segi SDM dan lain-lain.

“Secara implementasi dan efektivitas kenaikan tipe rumah sakit akan dipertimbangkan lagi. Tetapi tidak dalam penilaian akreditasi hari ini,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :