e-sppt

ilustrasi e-sppt

depok.go.id – Upaya mempermudah pembayaran wajib pajak, Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) meluncurkan program e-SPPT. Hal ini dilakukan mengingat selama ini distribusi SPPT yang disampaikan secara konvensional banyak menemui kendala, mulai dari tidak diterimanya SPPT oleh Wajib Pajak karena yang bersangkutan tidak berdomisili dalam objek pajaknya, sampai dengan tidak tercatatnya tanda terima SPPT.

“Cara konvensional yang selama ini dilakukan berpengaruh terhadap kecepatan para Wajib Pajak membayar pajaknya sesuai dengan waktu yang ditentukan maupun terkait pencapaian target yang telah ditetapkan, dengan e-SPPT ini mudah-mudahan semakin memudahkan para wajib pajak,” ujar Ahmad Helmi, Sekretaris DPPKA.

Pendaftaran e-SPPT, Wajib Pajak dapat mengaksesnya melalui http://pbb-bphtb.depok.go.id. Wajib Pajak dapat mengisi data sesuai petunjuk yang ada. Namun sebelumnya, para Wajib Pajak mmempersiapkan KTP, karena harus menggunakan Nomor Induk kependudukan (NIK) serta data lain sesuai KTP, kemudian persiapkan SPPT atau bukti bayar SPPT tahun berjalan untuk mengisi data objek pajak.

Setelah data telah diisi, Wajib Pajak dapat memilih tombol register dan secara otomatis akan terdaftar sebagai Wajib Pajak yang akan menerima SPPT melalui e-mail.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi mengatakan dengan adanya e-SPPT dapat memudahkan Wajib Pajak dalam menunaikan kewajibannya serta diharapkan akan membantu pencapaian target yang telah ditetapkan.

“Pencapaian PBB hingga saat ini total yang sudah masuk Rp 153 Miliar dari target Rp 145 Miliar, yang berarti telah melampaui target. Sementara dari BPHTB yang sudah masuk Rp 181 Miliar dari target Rp 210 Miliar, ini artinya 86% target tercapai untuk raihan BPHTB,” kata Nur Mahmudi. (Nurul Hasanah/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo).

Bagikan post melalui :