adepok.go.id – Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Depok periode 2015-2020 telah dilantik. Ketua KKSS Kota Depok terpilih, Ridwan mengatakan KKSS nantinya diharapkan menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi positif untuk kemajuan Kota Depok.

“Ke depannya, program-program kami nanti tentunya yang juga akan mendukung program Kota Depok. Kami akan turut berkontribusi membangun Depok,” ujarnya saat ditemui usai pengukuhan pengurus KKSS Kota Depok di Raffles Hills Cibubur, Minggu (1/11/2015).

Dirinya mengatakan kepengurusan yang lalu pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan rutin di antaranya, pertemuan bulanan dan mengadakan bakti sosial seperti santunan anak yatim.

“Untuk di Depok saja ada sekitar 5000 warga Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk seluruh Indonesia jumlah anggota KKSS mencapai 12 juta orang. Dalam kepengurusan yang baru ini kami berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan yang sudah dijalankan sebelumnya. Selain itu kami juga akan turut berpartisipasi membantu korban bencana alam seperti bencana kabut asap Kalimantan dengan mengirimkan anggota ke sana,” terang Ridwan.

Ia menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan Rencana Kerja (Raker) di Pasir Putih Sawangan yang akan membahas program-program kerja yang akan dilakukan nantinya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan penghargaan berupa gelar yang dinamakan Peta Lempu kepada Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il.

“Kami berikan penghargaan Peta Lempu kepada Walikota Depok karena, beliau dianggap sebagai tokoh yang juga memperkenalkan kuliner dengan menu One Day No Rice. Karena mengonsumsi jagung di budaya kami juga salah satu menu makanan yang biasa dimakan. Kemudian arti dari Peta Lempu itu sendiri adalah senantiasa jujur sepanjang hayat. Diharapkan seorang pemimpin dapat menjadi sosok yang selalu jujur hingga nanti,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi mengapresiasi penghargaan yang diberikan dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dan juga mengajak seluruh anggota KKSS Kota Depok untuk turut berkontribusi terhadap program-program di Depok.

“Sulawesi Selatan dikenal dengan makanan dan minumannya yang enak-enak. Nanti bagaimana jika misalnya Sop Konro atau Coto Makassar dalam penyajiannya nanti tidak menggunakan lontong dari nasi melainkan diganti dengan jagung. Sehingga nantinya KKSS dapat menjadi pelopor kuliner sehat di Kota Depok,” ujar orang nomer satu di Kota Depok.

Beliau juga menitipkan pesan kepada Walikota Depok terpilih selanjutnya agar tempat ibadah dan kerukunan antar umat beragama serta kerukunan multi etnis di Depok dapat selalu terjaga.

“Saya titipkan kepada siapapun yang nantinya akan menggantikan saya. Selama periode kepemimpinan saya sudah ada 6 rumah ibadah dari berbagai agama yang sudah ditandatangi. Harapannya semoga dapat terus dijaga kerukunannya,” tutup Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il. (Rysko/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo)

Foto terkait :

b

c

Bagikan post melalui :