depok.go.id – Bertempat di aula lantai 1 Gedung Balai Kota Depok, Walikota Depok Mahmudi Ismail Isma’il resmi melantik Pengurus Dewan Pendidikan Kota Depok periode 2014-2019 Senin (2/11/2015). Pelantikan sebelas orang pengurus ini didasari oleh SK Walikota No.821.29/312/Kpts/Disdik/Huk/2015 tertanggal 17 September 2015 tentang Penetapan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Depok periode 2014-2019.

Dalam sambutannya, Nur Mahmudi berharap dengan terbentuknya pengurus baru ini, dewan pendidikan  dapat bekerja lebih baik untuk menjadi mitra yang konstruktif dan produktif bagi Pemkot untuk menyelenggarakan pendidikan di Kota Depok ini. Menurut Nur Mahmudi, Kota Depok yang memiliki Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma serta berlokasi yang tidak berjauhan dengan Ibu Kota Jakarta ini memiliki tuntutan untuk menyuplai mahasiswa-mahasiswa terbaik dalam pembangunan nasional.

“Masyarakat Depok harus bisa berpartisipasi dalam perguruan tinggi terbaik, sehingga nantinya tidak sulit untuk mencari pekerjaan,” jelasnya.

Selain itu, Nur Mahmudi juga berharap dewan pendidikan juga dapat bersinergi dalam berbagai program pendidikan yang dicanangkan oleh Pemkot Depok, baik dari kualitas maupun kuantitas. Program Pemkot Depok seperti beasiswa gratis dan penambahan ruang kelas baru diharapkan dapat memudahkan dan juga dibantu oleh dewan pendidikan.

“Program pendidikan ini terlebih dewan pendidikan hadirkan anak didik yang memiliki tekad belajar kuat mandiri dan lepas dari ancaman pengangguran,” harapnya.

Sementara itu, ketua Dewan Pendidikan Kota Depok yang baru terpilih, Hafid Nasir, mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha dan bekerja keras untuk dapat mencapai apa yang sudah ditargetkan. Dirinya mengungkapkan, ada empat hal yang akan dijalankan oleh dewan pendidikan, yaitu sebagai pihak yang dapat memberikan referensi terhadap kebijakan yang akan diambil oleh Pemkot Depok dalam hal pendidikan.

“Nantinya kami akan memberikan analisa kami terkait bidang pendidikan, ini nantinya akan kita berikan kepada Pemkot untuk menjadi tolak ukur dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Dewan pendidikan juga akan berperan dalam melakukan kontrol terhadap pendidikan yang bejalan di Depok baik pendidikan formal maupun non formal. Selain itu peran lain yang diemban adalah sebagai supporting, yaitu memberikan support baik ide maupun ternaga untuk kemajuan bidang pendidikan di Depok.

“Terakhir adalah kami akan berperan maksimal sebagai mediator, baik untuk Pemkot, DPRD, maupun stakeholder lain seperti PGRI,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :