pradi

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna meminta semua kegiatan pembangunan proyek fisik yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tahun ini dilakukan dengan cepat. Namun, kecepatan itu juga harus diimbangi dengan kualitas, mutu, dan profesionalitas hasil kerja di lapangan.

“Saya meminta kepada semua kepala OPD untuk bisa melaksanakan pembangunan secepatnya, tidak boleh ditunda-tunda,” ujarnya, Jumat (03/03/17).

Dirinya mengatakan, Anggaraan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok telah ditetapkan dalam Perda No 11 tahun 2016. Dengan penetapan itu, artinya pembangunan Kota Depok untuk tahun 2017 telah siap dilaksanakan.

Pradi menambahkan, rencana berbagai kegiatan pembangunan telah disampaikan ke camat, lurah, dan juga masyarakat. Diharapkan semua pihak dapat mengingatkan dan mengawasi segala bentuk kegiatan sepanjang tahun ini.

“Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, maka kami minta pembangunan infrastruktur jangan digelar pada akhir tahun. Tahun ini paling tidak pertengahan tahun, harus sudah dimulai,” tambahnya.

Terkait proses lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Depok, Pradi juga meminta segera dilaksanakan. Sebab, semakin cepat proses lelang dilaksanakan, maka akan berdampak baik terhadap pelaksanaan pembangunan di Depok.

Semakin cepat proses lelang selesai, lanjut Pradi, akan membantu rekanan dalam melaksanakan kegiatan di lapangan, baik dari segi target kuantitas maupun kualitas pekerjaan.

“Rekanan juga akan punya waktu cukup panjang untuk menyelesaikan pekerjaan, sehingga mereka tidak akan tergesa-gesa,” jelasnya.

Pradi mengatakan, semua jajarannya terlebih pimpinan dinas harus tegas dan terus mengawasi pembangunan fisik yang ada. Dirinya tak mau pekerjaan dilakukan asal jadi atau tidak profesional sehingga merugikan masyarakat banyak.

“Pembangunan jangan ditunda, dikhawatirkan malah akan menjadi tergesa-gesa dan tidak maksimal. Kalau sudah begini rakyat yang dirugikan,” tegasnya.

Penulis: Rysko

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :